Plan Produsen Nikel RI-China Demi Poles Harga & Minim Rugi

Kilau nikel belakangan ini dianggao pudar, seiring dengan anjloknya harga karena pasokan melimpah, juga bergesernya tren baterai nikel untuk mobil listrik.Pengurangan kembali produksi nikel dibutuhkan jika produsen ingin meningkatkan harga dan menghilangkan surplus di pasar, ketimbang hanya membatasi kerugian.

Jessica Gabriela Soehandoko & Stepanus I Nyoman A. Wahyudi

12 Feb 2024 - 13.40
A-
A+
Plan Produsen Nikel RI-China Demi Poles Harga & Minim Rugi

Pekerja melakukan proses pemurnian dari nikel menjadi feronikel di fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) Pomalaa milik PT Aneka Tambang (ANTAM) Tbk, di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (8/5/2018)./JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis, JAKARTA— Kilau nikel belakangan ini dianggap pudar, seiring dengan anjloknya harga karena pasokan melimpah, juga bergesernya tren baterai nikel untuk mobil listrik.Pengurangan kembali produksi nikel dibutuhkan jika produsen ingin meningkatkan harga dan menghilangkan surplus di pasar, ketimbang hanya membatasi kerugian.

Dalam hal ini, China dan Indonesia berencana untuk mengurangi produksi nikel setidaknya sebesar 100.000 metrik ton pada 2024. Rencananya dilakukan produsen untuk membatasi kerugian. Melansir Reuters, Senin (12/2/2024) situasi tersebut dibenarkan oleh pedagang dan analis, lantaran bahan logam yang digunakan untuk pembuatan baja tahan karat, hingga mobil listrik telah mengalami penurunan.

Namun menurutnya mereka, pemotongan lebih lanjut dibutuhkan jika produsen ingin meningkatkan harga dan menghilangkan surplus dari pasar, daripada menghentikan kerugian.  Untuk diketahui, harga nikel meroket pada 2022 dan mencapai puncak di atas US$100.000 atau sekitar Rp1,5 miliar per metrik ton. 

Kenaikan harga itu terjadi setelah ekspektasi pasokan yang lebih rendah dari produsen utama Rusia, menyusul invasi ke Ukraina, yang kemudian mendorong pasar untuk mengurangi ekspektasi pada harga yang lebih rendah.  Kini, harga nikel telah diperdagangkan sekitar US$16.000 per ton setelah produksi meningkat di Indonesia.

Editor: Asteria Desi Kartikasari
company-logo

Lanjutkan Membaca

Plan Produsen Nikel RI-China Demi Poles Harga & Minim Rugi

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.