PLN Pakai Limbah Uang Kertas Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik

Program juga ini dijadikan sebagai salah satu green booster dalam program percepatan peningkatan energi terbarukan dengan minimum investasi dikarenakan menggunakan limbah yang sudah ada.

Rayful Mudassir

16 Nov 2023 - 13.17
A-
A+
PLN Pakai Limbah Uang Kertas Jadi Bahan Bakar Pembangkit Listrik

Aktivitas warga dengan latar gardu induk PLN di kawasan Depok, Jawa Barat, Selasa 19 5 2020./Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis, JAKARTA - PLN Indonesia Power memanfaatkan 100 ton limbah racik uang kertas sebagai bahan bakar pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jateng 2 Adipala PGU.  Limbah uang kertas tersebut dijadikan bahan co-firing sebagai substitusi batu bara untuk menghasilkan energi setrum. 


Pemanfaatan limbah ini dilaksanakan atas kerja sama PLN dengan Bank Indonesia Purwokerto. Atas upaya itu, Indonesia Power mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia atas penggunaan limba racik kertas terbanyak sebagai substitusi batu bara di pembangkit.


Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan uji coba Performance Test Co-firing menggunakan limbah racik uang kertas dilakukan pada 1 November lalu. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya mengejar target bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 23 persen di tahun 2025.


Program juga ini dijadikan sebagai salah satu green booster dalam program percepatan peningkatan energi terbarukan dengan minimum investasi dikarenakan menggunakan fasilitas yang sudah ada.


“PLN Indonesia Power sebagai generation company terbesar di Asia Tenggara terus lakukan manuver untuk mencapai target bauran EBT di tahun 2025. Selain terus menggali potensi EBT di Indonesia, kami juga jalankan program co-firing yang dijadikan sebagai salah satu green booster dalam program percepatan peningkatan energi terbarukan,” katanya dalam keterangan resmi Kamis (16/11/2023)


Adapun, 100 ton limbah uang kertas ini didapatkan dari berbagai wilayah cabang Bank Indonesia yaitu Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, Purwokerto, Tasikmalaya, Cirebon dan Tegal. Limbah uang kertas tersebut dihabiskan/dibakar dalam satu hari sebagai bahan bakar Boiler PLTU untuk dimanfaatkan menjadi energi listrik. 


Di samping itu, PLTU Adipala sudah melakukan cofiring sejak 2021 dengan pengujian menggunakan wood pellet. Setahun kemudian turut menguji penggunaan sekam padi dan saw dust atau debu. Terakhir menguji coba limbah uang kertas untuk mencapai target tonase dan kWh green cofiring hingga 5%. 


Saat ini PLN IP tengah gencar dalam mengembangkan potensi Energi baru Terbarukan di Tanah Air, mulai dari proyek Hijaunesia, Hydronesia maupun kerjasama dengan beberapa pihak dalam upayanya mengakselerasi Transisi Energi. PLN IP juga melakukan berbagai terobosan dan inovasi untuk mendorong dekarbonasi dari sejumlah pembangkit listrik seperti penerapan co-firing di pembangkit listrik tenaga uap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Mohammad Azka

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.