PLN Pastikan Pasokan Listrik Lebaran 2024 Aman, SPKLU Menjamur

perusahaan setrum pelat merah itu sudah melakukan persiapan selama 2 bulan terakhir untuk memastikan seluruh pasokan daya sistem kelistrikan dalam kondisi normal.

Lukman Nur Hakim

4 Apr 2024 - 14.24
A-
A+
PLN Pastikan Pasokan Listrik Lebaran 2024 Aman, SPKLU Menjamur

Petugas PLN melakukan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) baru di Rest Area 389B, Kendal, Jawa Tengah. SPKLU ini digunakan untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik melakukan pengisian daya saat perjalanan mudik Idul Fitri 1.445 H. Istimewa-PLN

Bisnis, JAKARTA — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan pasokan listrik pada saat lebaran Idulfitri 2024 atau 1445 H dalam keadaan normal dan aman. Tak hanya itu, perusahaan setrum pelat merah itu juga bakal menyiagakan 1.299 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) mobile bagi para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik. 

Untuk memastikan pasokan listrik aman selama lebaran tahun ini, PLN menyiagakan 82.631 personel dan 2.766 posko untuk menjaga dan mengamankan pasokan listrik selama periode libur Lebaran dengan masa siaga yang dimulai pada 3 April 2024 hingga 19 April 2024.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan bahwa perusahaan setrum pelat merah itu sudah melakukan persiapan selama 2 bulan terakhir untuk memastikan seluruh pasokan daya sistem kelistrikan dalam kondisi normal.

“Kami sudah melakukan persiapan dari energi primer dan pembangkitnya, dari sistem transmisi, sistem distribusi, sistem pelayanan pelanggan,” kata Darmawan saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (3/4/2024).

Sejalan dengan itu, perseroan juga menetapkan masa siaga yang dimulai pada 3 April 2024 sampai 19 April 2024. Dengan masa siaga tersebut, PLN juga menyiapkan alat pendukung selama periode siaga dengan menyediakan 1.731 genset, 735 uninterruptible power supply (UPS), dan 1.206 unit gardu bergerak (UGB). Selain itu, juga ada 188 unit kabel bergerak, 33 tower emergency recovery system, 19 unit trafo mobile, 395 crane, 3.756 mobil, 3.318 motor, serta 1.299 SPKLU.

Darmawan menegaskan bahwa untuk lebaran Idulfitri tahun ini PLN memiliki cadangan daya dan reserve margin yang lebih kokoh mencapai di atas 30%, lebih kokoh dibandingkan dengan kondisi 2015.

“Saat ini sudah jauh lebih kokoh memiliki cadangan daya sangat besar dan reserve margin rata-rata di atas 30% dan ini adalah buah manis pengembangan ekspansi kelistrikan pembangkit, transmisi, dan distribusi. 2024 jauh lebih kokoh dibanding 2015,” tuturnya.

Baca juga:

Balap PLN dan Pertamina Menyongsong Era Baru Bahan Bakar Hidrogen

PLN Berjibaku Menjaga Keandalan Listrik Selama Ramadan

Memperkuat Pertahanan PLN Sebagai Tulang Punggung Transisi Energi

Memetakan Titik Krusial Kepadatan Arus Mudik Lebaran

Mewaspadai Lonjakan Kepadatan Arus Lalu Lintas Mudik Lebaran

Darmawan juga memastikan neraca daya nasional dalam kondisi aman serta cadangan energi primer perseroan di atas 20 hari operasi (HOP). PLN bahkan sudah memajukan seluruh jadwal pemeliharaan, baik pemeliharaan pembangkit, gardu induk, transmisi, jaringan distribusi, hingga saluran ke pelanggan.

“Kami sudah melakukan inspeksi skrining, patroli rutin dalam memastikan keandalan infrastruktur kelistrikan bisa aman, sehingga Lebaran ini bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Jika dibandingkan dengan kondisi 2021, ujar Darmawan, kondisi ketersediaan batu bara PLN sudah jauh lebih baik.


Pada 2021 lalu, PLN sempat mengalami krisis bahan bakar pembangkit karena stok batu bara di pembangkit-pembangkit PLN maupun swasta hanya bisa bertahan 5 hari operasi. “Jadi kelistrikan kritis, kami hadapi tantangan 5 hari sebelum pemadaman 15 juta pelanggan PLN. Oleh karena itu PLN lakukan corrective act menyelesaikan kondisi krisis itu sehingga hari ini operasi di atas 20 hari,” tuturnya. 

Menurut Darmawan, kondisi sistem kelistrikan PLN sejak 2023 sudah jauh lebih baik dengan pasokan energi primer pembangkit yang kokoh dan konsisten. Sampai saat ini, imbuhnya, BUMN kelistrikan itu sudah melayani hingga 89 juta pelanggan dalam negeri dengan 275 juta penduduk yang sudah terlistriki di dalam negeri.

Khusus SPKLU, Darmawan memerinci sebanyak 1.299 SPKLU tersebar di 879 lokasi, terutama di setiap titik rest area, baik rest area tipe A maupun rest area tipe B. Selain itu, PLN menyediakan 3 unit SPKLU mobile serta petugas SPKLU yang standby 24 jam setiap hari untuk memastikan masyarakat yang menggunakan mobil listrik pada mudik Lebaran kali ini bisa berjalan dengan lancar sampai ke tujuan.


Berbagai layanan daring juga disiapkan PLN termasuk ketersediaan fitur trip planner di aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pemudik dalam mengakses informasi lokasi SPKLU sepanjang rute perjalanan melalui EV Digital Services.

Apabila mobil listrik yang digunakan pemudik mengalami gangguan di tengah jalan, PLN juga menyediakan fitur khusus layanan darurat melalui PLN Mobile. Tak hanya itu, hotline layanan PLN juga bisa diakses melalui call center dan WhatsApp.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.