Free

PM Singapura Lee Hsien Loong Akhirnya Lepas Jabatan pada 15 Mei

Keinginan Lee Hsien Loong (72) untuk melepas jabatannya ketika sudah mencapai usia 70 tahun akhirnya baru bisa terlaksana. Dia memutuskan akan mengundurkan diri pada 15 Mei 2024,

Jessica Gabriela Soehandoko

16 Apr 2024 - 14.08
A-
A+
PM Singapura Lee Hsien Loong Akhirnya Lepas Jabatan pada 15 Mei

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong saat mengikuti pertemuan Asean Leaders Gathering di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, Kamis (11-10-2018). - Antara-Afriadi Hikmal

Bisnis, JAKARTA - Perdana Menteri Singapura ketiga Lee Hsien Loong akhirnya memutuskan mundur dari jabatannya setelah dua dekade memimpin. 

Keinginan Lee (72) untuk menyerahkan jabatannya harus tertunda karena menangani pandemi Covid-19 dan adanya kendala suksesi pemimpin Singapura. 

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Wong, yang juga menjabat Menteri Keuangan, akan menjadi perdana menteri keempat Singapura pada 15 Mei 2024. Menurut pernyataan Kantor Perdana Menteri pada Senin (15/4) Ia mendapat dukungan bulat dari anggota parlemen dari partai yang berkuasa. 

"Saya meminta seluruh warga Singapura untuk memberikan dukungan penuh kepada Lawrence dan timnya, dan bekerja sama dengan mereka untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi Singapura," tutur Lee dalam postingan di Facebooknya, dikutip Bisnis.com pada Selasa (16/4/2024).

Awalnya Menteri Heng Swee Keat direncanakan menggantikan Lee. Namun, pada April 2021 Heng lebih memilih mengundurkan diri sebagai kandidat PM karena alasan usianya yang saat itu mencapai 60 tahun.

Sang ayah, Lee Kuan Yew, perdana menteri pertama Singapura dari tahun 1959 hingga 1990, dikutip Channel News Asia. 

Lee pertama kali terpilih menjadi anggota parlemen pada 1984. Dia juga telah berkontribusi terhadap kepemimpinan bapaknya sebagai menteri perdagangan dan perindustrian pada 1992 dan menjabat sebagai ketua Otoritas Moneter Singapura (MAS) pada 1998. 

Tak heran dia juga dipercaya menjadi menteri keuangan pada 2001 yang bertugas menurunkan defisit keuangan negara akibat pendapatan pajak yang mengempis.  

Dia akhirnya menjadi perdana menteri pada tahun 2004, menjadikannya salah satu pemimpin politik yang paling lama menjabat di dunia.

Suksesi kepemimpinan Singapura telah direncanakan selama bertahun-tahun dengan cermat. Keinginan Lee untuk menyerahkan kendali sebelum berusia 70 tahun terhalang oleh Covid-19 dan keputusan pada 2021 oleh Heng Swee Keat, penerus saat itu, untuk mundur dengan alasan usia. 

Di bawah kepemimpinan Lee, produk domestik bruto (PDB) per kapita Singapura meningkat tiga kali lipa menjadi US$92.000. Angka ini termasuk menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. 

Kemudian, Singapura juga berusaha untuk meningkatkan daya tariknya sebagai “mercusuar” bagi investor asing, menimbang kawasan yang semakin kompetitif. 

Transisi ini terjadi 12 tahun setelah Lee mengumumkan pada tahun 2012 bahwa ia tidak ingin menjadi Perdana Menteri setelah usia 70 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.