Polemik Barang Bawaan Penumpang, Ternyata Diteken Mendag

Warganet pun memberikan kritik pedas kepada Direktorat Bea Cukai Kemenkeu, selaku pihak yang memeriksa barang bawaan penumpang, karena memandang jenis barang yang pemerintah tentukan terlalu berlebihan, mulai dari sepatu, jumlah pakaian, hingga pembalut.

Annasa Rizki Kamalina

29 Mar 2024 - 23.23
A-
A+
Polemik Barang Bawaan Penumpang, Ternyata Diteken Mendag

Ilustrasi Bea Cukai./Istimewa

Bisnis, JAKARTA – Pembatasan barang bawaan penumpang dari luar negeri menjadi polemik di masyarakat karena jumlahnya yang dianggap tak masuk akal.  

Warganet pun memberikan kritik pedas kepada Direktorat Bea Cukai Kemenkeu, selaku pihak yang memeriksa barang bawaan penumpang, karena memandang jenis barang yang pemerintah tentukan terlalu berlebihan, mulai dari sepatu, jumlah pakaian, hingga pembalut. 

“Pembalut dan popok maksimal cuma boleh 5? Bayangin ada ibu-ibu lagi mens anaknya masih bayi, naik pesawat 12 jam. Kalo popok sama pembalutnya abis pas lagi di pesawat, mo beli di mana? Di langit ada indomart kah? Hayo di mana belinya tebakk? Jawab coba minn,” cuit @timpenguin*** membalas unggahan Bea Cukai yang sudah dihapus di laman X. 

Faktanya, Ditjen Bea Cukai bukanlah satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas hal ini. Justru, Menteri Perdagangan (Mendag) lah yang meneken aturan tersebut, dalam hal ini Zulkifli Hasan (Zulhas). Bukan Bea Cukai yang berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.