Prediksi Penumpang Pesawat Jelang Libur Imlek 2024 Membeludak

Pada libur panjang 8—11 Februari 2024, AP II memprediksi pergerakan penumpang rute domestik dan internasional pada 20 bandara yang dikelola perusahaan mencapai 943.747 penumpang atau rata-rata sekitar 236.000 penumpang per hari.

Lorenzo Anugrah Mahardhika & Anitana Widya Puspa

9 Feb 2024 - 11.42
A-
A+
Prediksi Penumpang Pesawat Jelang Libur Imlek 2024 Membeludak

Ilustrasi Penumpang pesawat berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22/12/2022). Bisnis-Himawan L Nugraha.

Bisnis, JAKARTA — Pergerakan penumpang pesawat menjelang libur Imlek 2024 diproyeksikan bakal membeludak dibandingkan dengan hari biasa. PT Angkasa Pura II atau AP II bahkan memprediksikan kenaikan jumlah penumpang pesawat pada periode libur panjang akhir pekan 8—11 Februari 2024 dapat mencapai 10%.

Pada libur panjang 8—11 Februari 2024, AP II memprediksi pergerakan penumpang rute domestik dan internasional pada 20 bandara yang dikelola perusahaan mencapai 943.747 penumpang atau rata-rata sekitar 236.000 penumpang per hari.

Jumlah pergerakan penumpang ini, kata SVP of Corporate Secretary AP II Deni Krisnowibowo, mengalami peningkatan sekitar 7%—10% dibandingkan dengan hari biasa. Adapun, pergerakan pesawat pada long weekend ini diproyeksikan sebanyak 7.071 penerbangan atau rata-rata 1.768 penerbangan per hari. 

Menurut Deni, tren pertumbuhan penerbangan juga terus meningkat sehingga AP II memastikan slot time penerbangan di seluruh bandara AP II tersedia untuk mengakomodir peningkatan permintaan pada long weekend ini. 

“Tren pertumbuhan penerbangan terus meningkat pada tahun ini. AP II memastikan ketersediaan slot time penerbangan di 20 bandara untuk mengakomodir permintaan yang ada, termasuk pada long weekend 8—11 Februari 2024,” kata Deni dalam keterangan resminya, Kamis (8/2/2024).

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia, AP II memproyeksikan pergerakan penumpang pada long weekend ini sebanyak 605.899 penumpang dengan pergerakan pesawat sebanyak 4.191 penerbangan.

Baca juga:

Maskapai Agresif Buka Rute Baru Di Tengah Keterbatasan Pesawat

Peringatan Denda Bagi Maskapai yang Jual Tiket Lewat Batas

Maskapai Swasta RI Beradu Siasat Gaet Pertumbuhan Penumpang 2024

Banting Harga Kereta Cepat Kejar Demi Target Penumpang

Angkasa Pura Indonesia Bidik 169 Juta Penumpang Sepanjang 2024

Sejumlah extra flight di Bandara Soekarno-Hatta pada long weekend ini antara lain ada di rute Jakarta—Bali, Jakarta—Kualanamu, Jakarta—Pontianak, Jakarta—Pangkalpinang, dan Jakarta—Semarang.

Sejalan dengan itu, imbuhnya, AP II bersama stakeholder lain seperti maskapai, AirNav Indonesia, dan ground handling juga berkoordinasi erat guna memastikan kelancaran perjalanan udara masyarakat di tengah kenaikan lalu lintas penerbangan. Seluruh personel, fasilitas, dan infrastruktur dipastikan siap untuk melayani perjalanan udara masyarakat.


“Bandara yang dikelola AP II memastikan kesiapan operasi, pelayanan serta keselamatan, dan keamanan bandara. Termasuk juga memastikan keandalan infrastruktur seperti runway, lalu sistem kelistrikan bandara, dan infrastruktur lainnya,” ujar Deni. 

Adapun, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga memastikan kebutuhan terhadap konektivitas dan kapasitas tempat duduk terutama pada rute-rute favorit saat liburan dapat tersedia dengan baik dan mencukupi dengan kapasitas eksisting (regular) maupun penambahan kapasitas melalui perubahan tipe pesawat yang lebih besar (change bigger aircraft type) ataupun penambahan extra flight.

Selain sejumlah rute favorit domestik, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub M. Kristi Endah Murni mengungkapkan bahwa untuk rute luar negeri terdapat penambahan kapasitas pada rute DPS-Xianmen dan DPS-Guangzhou dengan pesawat kapasitas pesawat yang lebih besar.

“Kami intens berkoordinasi dengan seluruh maskapai untuk memastikan kebutuhan kursi dan penumpang mendapatkan pelayanan yang baik,” tuturnya. 

Terkait dengan tarif tiket pesawat sesuai dengan ketentuan regulasi, tarif penumpang kelas ekonomi sudah diatur secara jelas dalam PM No. 20/2019 dan KM 106/2019, yang juga sudah menetapkan ketentuan Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB). 

Selaku regulator, Kristi mengingatkan maskapai untuk menerapkan tarif sesuai dengan ketentuan tersebut, dan akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaannya.


Kepada masyarakat yang ingin berlibur, Kristi berharap agar masyarakat sebagai salah satu elemen penting dari industri aviasi dapat memberikan dukungan terkait pemenuhan ketentuan regulasi yang berlaku selama pelaksanaan penerbangan dalam rangka menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan.

“Saya berharap masyarakat juga ikut serta mematuhi aturan yang berlaku seperti ketentuan waktu check-in, ketentuan bagasi, ketentuan pemeriksaan keamanan dan lainnya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.