Presiden Bank Dunia Pilihan Joe Biden, Mantan CEO Mastercard

Presiden AS Joe Biden mencalonkan Ajay Banga sebagai Presiden Bank Dunia menggantikan David Malpass yang mengundurkan diri.

Jaffry Prabu Prakoso

24 Feb 2023 - 19.34
A-
A+
Presiden Bank Dunia Pilihan Joe Biden, Mantan CEO Mastercard

Ajay Banga. /aif.org

Bisnis, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Joe Biden mencalonkan mantan Chief Executive Officer (CEO) Mastercard Inc. Ajay Banga sebagai presiden Bank Dunia berikutnya, menggantikan David Malpass yang mengundurkan diri.

Pencalonan Banga menjadi upaya Washington untuk mendorong Bank Dunia memperluas cakupan keuangannya dan menghadapi isu-isu global seperti perubahan iklim dan kesehatan masyarakat.

“Banga telah menghabiskan lebih dari tiga dekade membangun dan mengelola perusahaan-perusahaan global yang sukses yang menciptakan lapangan kerja dan membawa investasi ke negara-negara berkembang, dan membimbing organisasi-organisasi melalui periode-periode perubahan fundamental," kata Biden seperti dikutip dari bisnis.com yang melansir Bloomberg, Kamis (23/2/2023).


Bank Dunia atau World Bank/Istimewa


Pria berusia 63 tahun tersebut saat ini menjabat sebagai wakil ketua umum perusahaan investasi AS General Atlantic LP. Sebelumnya, dia menghabiskan satu dekade sebagai presiden dan CEO Mastercard. 

Banga juga pernah menduduki berbagai posisi di Citigroup Inc, termasuk sebagai CEO untuk wilayah Asia Pasifik.

Meskipun proses pencalonan resmi untuk menggantikan Malpass dibuka kemarin dan pemilihan akhir diperkirakan baru akan dilakukan pada awal Mei, kandidat dari AS biasanya hampir dipastikan menempati posisi teratas di Bank Dunia. Ini karena AS adalah pemegang saham terbesar.

Presiden Bank Dunia saat ini, David Malpass, yang dinominasikan oleh Presiden Donald Trump, minggu lalu secara tidak terduga mengumumkan pengunduran dirinya pada akhir Juni, setahun lebih awal sebelum masa jabatannya berakhir.

Baca juga: Bank Sentral Dunia Seriusi Penggunaan CBDC

Nominasi ini muncul pada saat Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) menghadapi meningkatnya permintaan bantuan dari 60 persen negara-negara berpenghasilan rendah yang berhutang ratusan miliar dolar kepada para kreditur.

Hal ini juga terjadi ketika Menteri Keuangan Janet Yellen mendorong evolusi Bank Dunia untuk mengalihkan fokus dari pinjaman khusus negara menjadi fokus pada isu-isu global seperti memerangi perubahan iklim dan pandemi.

“Dibesarkan di India, Banga memiliki perspektif unik tentang peluang dan tantangan yang dihadapi negara-negara berkembang dan bagaimana Bank Dunia dapat mewujudkan agenda ambisiusnya untuk mengurangi kemiskinan dan memperluas kemakmuran," ujar Biden.

Baca juga: Inflasi AS Menurun, The Fed Masih Berpeluang Naikkan Suku Bunga

Nominasi Banga ini mengejutkan karena dia tidak termasuk dalam daftar yang disebutkan oleh para analis dalam beberapa hari terakhir, termasuk kepala Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat Samantha Power dan kepala Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Pencalonan Banga dilakukan bersamaan dengan kunjungan Yellen ke India untuk berdiskusi dengan para menteri keuangan negara-negara G20 di Bengaluru, India. (Aprianto Cahyo Nugroho)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.