Problematik Masela Kian Kompleks Tertekan Isu Pengelolaan Karbon

Inpex Masela diketahui tengah bernegosiasi dengan otoritas hulu migas ihwal kebutuhan amandemen ulang kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) proyek LNG di Kepulauan Tanimbar, Maluku tersebut.

Stepanus I Nyoman A. Wahyudi

29 Nov 2023 - 12.46
A-
A+
Problematik Masela Kian Kompleks Tertekan Isu Pengelolaan Karbon

Ilustrasi eksplorasi Pertamina Hulu Energi. Konsorsium Masela yakni Pertamina dan perusahaan migas asal Malaysia, Petroliam Nasional Berhad atau Petronas bersama dengan Inpex Masela Ltd. tengah berpikir untuk menggandeng mitra baru dalam pengerjaan rencana pengembangan lapangan (plan of development/PoD) proyek LNG Abadi Blok Masela. Istimewa/Dok. Pertamina Hulu Energi

Bisnis, JAKARTA — Seperti tak ada habisnya, pengembangan Blok Masela yang sejatinya sudah berjalan seiring dengan masuknya konsorsium PT Pertamina (Persero) bersama perusahaan migas asal Malaysia, Petroliam Nasional Berhad atau Petronas sebagai mitra baru Inpex Corporation kini malah makin kompleks.

Besarnya investasi tambahan yang dibutuhkan untuk pemasangan fasilitas penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS), membuat keekonomian proyek gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) Abadi Blok Masela menjadi ganjalan utama.

Padahal, isu terkait dengan perlunya keterlibatan pihak lain yang memiliki kompetensi memadai untuk pengelolaan Blok Masela juga belumlah tuntas. Pengelolaan Blok Masela juga memiliki kompleksitas yang tinggi dari sisi pengembangan dan operasionalnya.

Baca juga: Drama Panjang Blok Masela, Memasuki Babak Baru Energi Hijau

Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini

Kembali ke Atas
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.