Produksi Jahe RI Menurun, Pulau Jawa Masih Mendominasi

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan penurunan produksi jahe pada 2023 sebesar 26% menjadi 189.249 ton.

Redaksi

29 Apr 2024 - 18.57
A-
A+
Produksi Jahe RI Menurun, Pulau Jawa Masih Mendominasi

Bisnis, JAKARTA – Jahe merupakan tanaman yang mampu tumbuh subur di berbagai wilayah Indonesia. Tanaman ini telah digunakan di Indonesia sejak abad ke-8. Meskipun demikian, penelitian terkait penggunaannya di industri kedokteran perlu diteliti lebih dalam.

Ahli Toksikologi Forensik Universitas Udayana Prof.I Made Agus Gelgel menjelaskan bahwa setiap jahe memiliki zat aktif yang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti perbedaan lingkungan, udara, dan unsur hara tanah.

“Misalnya, tanaman herbal yang ditanam di Dieng dengan yang ditanam di Jakarta bisa saja berbeda, karena faktor tanah, udara, hingga lingkungan di sekitar bisa mempengaruhi,” ujar Gelgel pada awal tahun 2024 dikutip dari pernyataan resmi Kementerian Kesehatan.

Baca juga: BPDPKS Terus Menunggu Hasil Verifikasi Kemendag soal Rafaksi Minyak Goreng

Terdapat sejumlah penyakit yang mampu dicegah atau distabilkan dengan jahe. Beberapa di antaranya yakni penyakit jantung, diabetes, dan nyeri sendi.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan penurunan produksi jahe pada 2023 sebesar 26% menjadi 189.249 ton. Penurunan yang sama juga terjadi pada sejumlah tanaman biofarmaka lainnya seperti kencur, lengkuas, dan lidah buaya.

Luas panen jahe juga menyusut dari 10.409 hektare menjadi 7.806 hektare. Angka ini merupakan yang terendah dalam tiga tahun terakhir.

Sejumlah provinsi di Indonesia mengalami penurunan produksi dan penyusutan luas panen jahe pada 2023. Berikut merupakan 5 provinsi penghasil jahe terbesar sepanjang 2023.



Jawa Timur

Jawa Timur menjadi produsen jahe terbesar pada 2023. Namun, produksi jahe Jatim menurun dari 54.741 ton pada 2022 menjadi 30.186 pada 2023. Adapun luas panen stabil sebesar 18.705 m2. 

 

Jawa Tengah

Produksi jahe di Jawa Tengah pada 2023 menurun 23% di angka 33.289 ton. Luas panen juga menyusut sekitar 5.000 m2 menjadi 15.381 m2. 

 

Jawa Barat

Jawa Barat memproduksi 30.186 ton jahe pada 2023. Angka ini menurun signifikan dari total produksi Jawa Barat yang mencapai 54.741 ton.

Baca juga: Jadwal dan Lokasi Operasi Pasar Bawang Merah Murah

Bengkulu

Bengkulu menjadi produsen terbesar jahe di luar Pulau Jawa bersama Sumatera Utara. Total produksi jahe stabil dari 2022, yakni mencapai 16.874 ton.

 

Sumatera Utara

Total produksi jahe dari Sumatera Utara pada 2023 menurun dari 31.250 ton menjadi 15.365 ton. Luas panen juga menurun dari 10.960 m2 menjadi 5.389 m2. (Muhammad Nishfi Azriel)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.