Produksi Tumbuh Tipis, PHE Teruskan Komitmen Keberlanjutan

Hingga Agustus 2023, PHE mencatat total produksi sepanjang tahun (year to date/YTD)) sebesar 1,04 MMBOEPD (juta barel minyak ekuivalen per hari) yang merupakan gabungan dari 570 MBOPD (ribu barel minyak per hari) serta 2.760 MMSCFD (juta kaki kubik gas per hari).

Stepanus I Nyoman A. Wahyudi

4 Okt 2023 - 21.42
A-
A+
Produksi Tumbuh Tipis, PHE Teruskan Komitmen Keberlanjutan

Ilustrasi eksplorasi Pertamina Hulu Energi./Istimewa

Bisnis, JAKARTA - Produksi minyak dan gas bumi domestik PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku subholding Upstream Pertamina, mengalami peningkatan selama periode beberapa tahun terakhir. 

Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir sejak 2020 hingga 2023 pertumbuhan produksi migas domestik mengalami peningkatan sebesar 1,45%. Peningkatan tersebut dicapai melalui strategi antara lain optimasi produksi dalam pengelolaan wilayah kerja, yang dioperasikan sendiri (own operation) maupun dikerjasamakan dengan mitra (partnership), serta kegiatan akuisisi.

Hingga Agustus 2023, PHE mencatat total produksi sepanjang tahun (year to date/YTD)) sebesar 1,04 MMBOEPD (juta barel minyak ekuivalen per hari) yang merupakan gabungan dari 570 MBOPD (ribu barel minyak per hari) serta 2.760 MMSCFD (juta kaki kubik gas per hari). 

Hal ini dihasilkan dari penyelesaian pengeboran 502 sumur pengembangan, 511 work over (kerja ulang pindah lapisan), dan 21.764 well service well intervention (reparasi dan intervensi sumur).

Direktur Pengembangan dan Produksi Pertamina Hulu Energi Awang Lazuardi mengungkapkan pencapaian tersebut bukan hal yang mudah karena dalam industri hulu migas saat ini, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi. 

Baca Juga : Lifting Migas Seret, 'Bersih-Bersih' Aset Pertamina Berlanjut 


“Salah satunya adalah kondisi lapangan yang sudah mature di sebagian besar wilayah sehingga membutuhkan strategi untuk pengelolaannya. PHE menjalankan tiga strategi utama yaitu mengelola baseline produksi, meningkatkan production growth melalui rencana kerja dan merger dan akuisisi serta meningkatkan cadangan dan sumber daya dengan selalu mengedepankan aspek ESG,” terang Awang dikutip Rabu (4/10/2023).

Selain itu, PHE terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip ESG, untuk mendukung target Pemerintah dalam mencapai produksi minyak  1 Juta BOPD dan produksi gas 12 BCFD pada tahun 2030. 

PHE telah terdaftar dalam United Nations Global Compact (UNGC) sebagai partisipan sejak Juni 2022. PHE berkomitmen pada Sepuluh Prinsip Universal atau Ten Principles dari UNGC dalam strategi dan operasionalnya, sebagai bagian penerapan aspek ESG. 

Baca Juga : Unjuk Gigi Gas Bumi, Potensi Surplus Kian Melebar 

Sebagai bagian dari mendukung inisiatif lingkungan, sosial, dan tata kelola (environment, social, and government/ESG), PHE membuat kompetisi perdana dalam pengelolaan dan implementasi program tanggung jawab sosial lingkungan atau pelibatan dan pemberdayaan komunitas (CID) di lingkungannya.

Direktur Utama PHE Wiko Migantoro mengungkapkan PHE mendukung pembangunan berkelanjutan baik daerah maupun nasional, menjaga hubungan baik dengan berbagai pemangku kepentingan terkait, serta mendukung persiapan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Inovasi maupun peningkatan dalam pengelolaan program CID akan terus semakin berkualitas, bermanfaat bagi perusahaan, masyarakat dan bumi tempat kita tinggal,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.