Prospek Pertumbuhan Eropa Setelah Resmi Resesi

Perekonomian zona Eropa secara resmi memasuki resesi pasca revisi data pertumbuhan ekonomi sejumlah negara di kawasan tersebut menunjukkan pertumbuhan negatif dua kuartal berturut. Bagaimana prospek pertumbuhan ekonomi zona yang didominasi negara maju tersebut ke depan?

Rinaldi Azka

9 Jun 2023 - 14.26
A-
A+
Prospek Pertumbuhan Eropa Setelah Resmi Resesi

Zona Eropa mengalami pertumbuhan ekonomi negatif dalam 2 kuartal berturut, zona tersebut resmi masuk jurang resesi./Bisnis

Bisnis, JAKARTA - Ekonomi zona Euro tergelincir ke dalam resesi teknis pada tiga bulan pertama 2023. Hal ini sesuai data dari lembaga statistik Eurostat pada Kamis (8/9/2023), seiring munculnya tanda-tanda kenaikan suku bunga bank sentral akan membatasi prospek pertumbuhan masa depan wilayah tersebut.

Produk domestik bruto (PDB) untuk zona Euro 20 negara mengalami penurunan sebesar 0,1% pada kuartal pertama dibandingkan dengan kuartal terakhir tahun 2022, ketika PDB juga turun sebesar 0,1% pada kuartal I/2023, yang direvisi dari pembacaan sebelumnya yang nol. Dengan demikian, dua kuartal berturut-turut mengalami kontraksi biasanya digambarkan sebagai resesi teknis.

"Permintaan domestik tidak berada dalam kondisi yang baik. Ke depan, pertumbuhan akan tetap lemah meskipun harga energi grosir yang turun, karena kebijakan moneter yang ketat merusak investasi dan tekanan inflasi yang masih ada membatasi konsumsi," kata Analis Oxford Economics dalam catatannya, dikutip dari Reuters, Jumat (9/6/2023).

Mereka menambahkan pengeluaran publik pada kuartal pertama mengalami kontraksi terbesar dalam sejarah kecuali saat gelombang pertama pembatasan virus corona pada 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.