Free

Proyek-Proyek IKN Waskita (WSKT) yang Dikejar Kelar dalam Sebulan

Secara keseluruhan, WSKT melaporkan bahwa saat ini tengah menggarap sebanyak 12 proyek di IKN dengan nilai kontrak mencapai Rp13,6 triliun.

Alifian Asmaaysi

7 Mei 2024 - 15.18
A-
A+
Proyek-Proyek IKN Waskita (WSKT) yang Dikejar Kelar dalam Sebulan

Presiden Joko Widodo memantau pengerjaan proyek di IKN. /Seskab

Bisnis, JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) tengah mengebut beberapa proyek di Ibu Kota Negara (IKN). Setidaknya ada tujuh pembangunan yang dikejar kelas pada semester I/2024.

SVP Corporate Secretary WSKT Ermy Puspa Yunita mengatakan bahwa perseroan telah menyelesaikan dua proyek di IKN hingga 2 Mei 2024. Salah satunya adalah pengerjaan Jalan Lingkar Sepaku Segmen 4.

“Waskita juga telah menyelesaikan pekerjaan proyek MUT [multi utility tunnel] 100%. Terowongan ini dibangun di bawah permukaan tanah dan jalanan kota di," jelas Ermy melalui keterangan resmi, Senin (6/5/2024).

Baca juga: Fakta Tentang Kereta Otonom Tanpa Rel IKN

Sementara itu, proyek dengan progres tertinggi dan dibidik rampung pada semester I/2024, di antaranya Jalan Tol IKN Segmen 5A mencapai 84,45%, serta kantor Sekretariat Presiden, dan bangunan pendukung mencapai 80,99%.

Kemudian, jalan feeder IKN progresnya dilaporkan mencapai 72,85%, Kementerian Koordinator 3 sebesar 64,14%, dan Kementerian Koordinator 4 sebesar 62,49%.

 

 

Adapun, secara keseluruhan, WSKT melaporkan bahwa saat ini tengah menggarap sebanyak 12 proyek di IKN dengan nilai kontrak mencapai Rp13,6 triliun. Dari total 12 proyek tersebut, nilai kontrak yang menjadi porsi Waskita dilaporkan mencapai Rp7,5 triliun.

Baca juga: Waskita (WSKT) Target 7 Proyek di IKN Rampung 2024, Ini Daftarnya

Sementara itu, perincian proyek yang saat ini tengah digarap WSKT di IKN, yakni Rumah Susun ASN 3 dengan progres sebesar 33,40%, IPAL 123 mencapai 27,09%, Jalan Nasional IKN Seksi 6C-1 mencapai 16,40%, Jalan Akses Bandara VVIP IKN mencapai 11,77%, dan Jalan Tol Segmen 3B-2 mencapai 5,70%.

"Sektor infrastruktur masih berpotensi mengalami pertumbuhan seiring dengan kebutuhan infrastruktur yang masih tinggi di Indonesia dan untuk mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Ermy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.