Proyeksi Cerah Investasi SBN 2023

Pasar Surat Berharga Negara (SBN) menghadapi optimisme pada 2023 seiring kenaikan suku bunga acuan yang mencapai puncaknya. Investor asing juga diperkirakan kembali ke pasar SBN. Namun, pasar SBN masih menghadapi sejumlah risiko pada 2023.

Emanuel Berkah Caesario

30 Des 2022 - 15.55
A-
A+
Proyeksi Cerah Investasi SBN 2023

Investor menunjukan aplikasi reksadana yang menjual Surat Berharga Negara di Jakarta, Rabu (6/7/2022). Bisnis/Abdurachman

Bisnis, JAKARTA — Prospek pasar surat berharga negara (SBN) pada 2023 mendatang diperkirakan bakal cerah. Setelah kenaikan suku bunga acuan global mendorong kenaikan yield menjadi sangat tinggi dan harga terjatuh, peluang pembalikan arah tahun depan menjadi terbuka. Investor asing pun terlihat mulai kembali.

Meski demikian, investor tetap perlu mewaspadai potensi risiko yang masih membayangi instrumen ini. Kondisi ekonomi global menghadapi ketidakpastian yang sangat tinggi tahun depan. Kendati pasar Indonesia diproyeksikan akan lebih stabil, Indonesia tetap berisiko terpapar pelemahan yang terjadi di pasar global.

Tahun ini, pasar SBN mengalami tekanan akibat kenaikan suku bunga global, terutama the Fed. Naiknya suku bunga the Fed memicu aksi net sell investor asing di pasar SBN dan beralih ke US Treasury. Sebab, kini instrumen surat utang Amerika Serikat tersebut memberikan yield lebih tinggi.

Namun, investor domestik Indonesia memiliki ketahanan yang cukup kuat dalam menyerap SBN yang dilepas investor asing. Kinerja pasar SBN pun tidak begitu buruk menjelang pengujung tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
company-logo

Lanjutkan Membaca

Proyeksi Cerah Investasi SBN 2023

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.