Pundi-pundi Spielberg, Sang Pencipta Jurrasic Park

Sepanjang setengah abad karier filmnya, Spielberg menghasilkan kekayaan senilai US$7,7 miliar, menjadikannya miliarder ke-362 dunia dari total 500 orang.

Jun 25, 2021 - 3:30 PM
A-
A+
Pundi-pundi Spielberg, Sang Pencipta Jurrasic Park

Sutradara Steven Spielberg/Antara-Reuters

Bisnis, JAKARTA - Sinema Amerika Serikat (AS) yang mendominasi industri hiburan dunia mungkin tak akan sama tanpa Steven Spielberg, sutradara dan produser di balik film-film blockbuster yang sukses secara komersial.

Sebut saja Jurrasic Park (1993), Saving Private Ryan (1998), Schindler’s List (1993), dan yang teranyar Ready Player One (2018).

Menurut Bloomberg Billionaires Index, karier film Spielberg menghasilkan kekayaan senilai US$7,7 miliar, menjadikannya miliarder ke-362 dunia dari total 500 orang.

Selain telah menghasilkan lebih dari 100 film panjang, Spielberg juga merupakan partner prinsipal dari rumah produksi Dreamworks Studios.

Dia juga mengantongi perjanjian kerja sama dengan Universal Studios. Kekayaannya sepanjang tahun ini telah tumbuh hingga US$25 juta.

Lahir pada 18 Desember 1946, sejumlah film Speilberg terinspirasi dari pengalaman militer sang ayah, Arnold Spielberg. Dia membuat film Perang Dunia II pertamanya sebelum usia 16 tahun.

Meski kini sukses di belantara sinema AS, Steven dua kali ditolak oleh Departemen Film University of Southern California. Dia kemudian mendaftar di California State University, Long Beach, tetapi keluar sebelum menyelesaikan gelarnya.

Ketika berusia 21 tahun, dia menjadi sutradara termuda yang menandatangani kontrak jangka panjang dengan sebuah studio besar Hollywood.

Pada 1993 setelah kesuksesan Jurassic Park, dia mulai merekam dengan kamera hitam putih. Lalu lahirlah Schindler’s List yang langsung dipuji sebagai mahakarya.

Film tersebut meraup US$230 juta di seluruh dunia, dan dengan keuntungan tersebut, dia mendirikan Yayasan Shoah yang melestarikan sejarah Holocaust melalui wawancara dan film.

Spielberg membawa pulang Academy Award untuk Sutradara Terbaik dan Film Terbaik tahun itu.

“Saya adalah kucing penakut yang membuat gambar dan langsung berasumsi bahwa tidak ada yang akan muncul di hari pertama, dan [karya] itu akan dicaci-maki di seluruh dunia. Begitulah cara saya [bekerja] dalam setiap proyek,” kata Spielberg.

Pada 1995, Spielberg, mantan Kepala Disney Jeffrey Katzenberg, dan maestro rekaman Bob Geffen, berdiskusi untuk memulai sebuah studio baru, Dreamworks SKG.

Setelah malang-melintang di industri film Hollywood, Spielberg baru-baru ini dikabarkan menandatangani kerja sama multitahun dengan Netflix.

Perjanjian antara Netflix dan Amblin Partners itu dibangun di atas hubungan yang sudah ada.

Sebelumnya, keduanya telah bekerja sama dalam film The Trial of the Chicago 7 (2020) dan film biografi Leonard Bernstein, Maestro, yang sedang dalam tahap praproduksi.

“Dia [Spielberg] adalah seorang visioner dan pemimpin yang kreatif dan seperti banyak orang lain di seluruh dunia. Pertumbuhan saya dibentuk oleh karakter dan kisahnya yang mengesankan yang telah bertahan lama, menginspirasi, dan membangkitkan semangat,” kata Co-Chief Executive Officer Netflix Ted Sarandos.

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar