Putar Otak Atasi Ketersediaan Rig yang Mengancam Produksi Migas

Persaingan untuk mendapatkan alat pemboran tersebut sangat ketat sehingga berdampak pada peningkatan harga. Padahal, pemerintah mempunyai visi produksi siap jual (lifting) 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari pada 2030.

Ibeth Nurbaiti

4 Sep 2023 - 11.34
A-
A+
Putar Otak Atasi Ketersediaan Rig yang Mengancam Produksi Migas

Ilustrasi kegiatan eksplorasi migas lepas pantai. Istimewa/Dok. Pertamina Hulu Energi

Bisnis, JAKARTA — Masih sulitnya kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk mendapatkan menara bor atau rig di tengah persaingan yang kian ketat, membuat pelaku usaha migas di Tanah Air kian ketar-ketir.

Masalah keterbatasan rig tersebut berpotensi membuat rencana pengeboran sumur secara masif pada tahun ini bakal sulit dilakukan. Dampaknya, target pemerintah untuk memacu produksi migas nasional juga makin sulit direalisasikan.

Padahal, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) pada tahun ini menargetkan mampu melaksanakan pengeboran 991 sumur pengembangan di Tanah Air. Sayangnya, hal tersebut tidak diiringi dengan ketersediaan rig untuk mendukung target yang tercantum dalam work program and budget (WP&B).

Di sisi lain, persaingan untuk mendapatkan alat pemboran tersebut sangat ketat sehingga berdampak pada peningkatan harga. Padahal, pemerintah mempunyai visi produksi siap jual (lifting) 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari pada 2030.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.