Ray White Menanti Implementasi Insentif PPN DTP Properti 100%

Langkah pemerintah memperlebar cakupan pembelian insentif pajak pertambahan nilai yang ditanggung pemerintah (PPN DTP) hingga harga Rp5 miliar diyakini akan mendorong permintaan pembelian rumah.

Yanita Petriella

8 Nov 2023 - 14.33
A-
A+
Ray White Menanti Implementasi Insentif PPN DTP Properti 100%

Ilustrasi perumahan. /istimewa

Bisnis, JAKARTA – Langkah pemerintah memperlebar cakupan pembelian insentif pajak pertambahan nilai yang ditanggung pemerintah (PPN DTP) hingga harga Rp5 miliar diyakini akan mendorong permintaan pembelian rumah.

Country Director Ray White Indonesia Johann Boyke Nurtanio mengatakan kebijakan ini akan meningkatkan peluang investasi sektor properti. Sektor properti memang menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi banyak terhadap pertumbuhan perekonomian di Indonesia

“Tentu saja kami berharap wacana ini menjadi realita. Pasti akan menarik banyak sekali peluang investasi yang ada,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (8/11/2023). 

Menurutnya, momentum ini yang bisa gunakan untuk menepis isu bahwa sektor properti akan melemah saat adanya Pemilu 2024 sehingga mendapatkan mempertahankan pertumbuhan ekonomi dengan baik. Dia berharap pemerintah segera mensosialisaikan dan merealisasikan kebijakan insentif PPN DTP tersebut.

CEO Loan Market (Indonesia) Sari Dewi menilai insentif PPN DTP dari pemerintah ini bakal membuat masyarakat tertarik untuk memanfaatkan momentum ini untuk membeli rumah sehingga permintaannya bisa meningkat.

“Meski lembaga internasional memproyeksikan ekonomi global melambat pada tahun 2023, dengan modal kondisi ekonomi nasional terkini, kami yakin di akhir tahun ekonomi Indonesia akan tetap berada di kisaran 5,3% sesuai target pemerintah,” tuturnya.

Baca Juga: Kala Pengembang Properti Masih Menanti Rincian Insentif PPN DTP


Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemberian insentif diperluas terhadap rumah hingga Rp5 miliar. Namun, insentif PPN DTP sebesar 100 persen hanya berlaku untuk harga rumah di bawah Rp2 miliar.

Apabila membeli rumah dengan harga Rp2 miliar, maka PPN 100% ditanggung oleh pemerintah. Namun jika membeli rumah dengan harga Rp5 miliar, pemerintah tetap memberikan insentif PPN namun dengan batas Rp2 miliar saja sehingga konsumen hanya membayar PPN sebesar 11% untuk sebesar Rp3 miliar.

“Jadi dari yang kita umumkan sebelumnya yaitu insentif untuk pembelian rumah di bawah Rp2 miliar PPN-nya ditanggung pemerintah kita naikkan di Rp5 miliar. Tapi untuk yang [harga rumah] Rp5 miliar, bagian yang Rp2 miliarnya saja PPN yang ditanggung pemerintah,” ujarnya.

Fasilitas PPN DTP ini akan diberikan untuk pembeli 1 rumah per 1 Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau 1 Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Adapun, pemberian insentif tersebut berlaku mulai bulan ini yakni November 2023 hingga Desember 2024. 

PPN DTP diberlakukan 100% untuk periode November 2023 hingga Juni 2024. Selanjutnya, mulai Juli 2024 hingga Desember 2024, PPN DTP yang diberikan adalah sebesar 50%.

Aturan atas pemberian insentif ini tengah disiapkan pemerintah, sehingga diharapkan bisa segera diimplementasikan guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Rincian kebijakan ini akan diatur dalam peraturan menteri keuangan (PMK) yang ditargetkan terbit bulan ini. Adapun implementasi PPN DTP akan dilaksanakan dalam 2 tahapan. Tahap pertama, pemberian insentif pajak akan diberikan sebesar 100% pada November 2023 hingga Juni 2024. Tahap kedua diberikan sebesar 50% untuk periode Juli hingga Desember 2024.

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso menambahkan pemberian insentif bebas PPN ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempertahankan pertumbuhan ekonomi dengan mendorong investasi,terutama di tengah ketidakpastian global.

Sektor properti mendapatkan dukungan insentif PPN DTP karena memiliki kontribusi signifikan terhadap PDB. Di samping properti, pemerintah juga melanjutkan berbagai program bantuan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.