Rencana Chandra Asri (TPIA) setelah Raih Sertifikasi ISCC

Chandra Asri (TPIA) berhasil memperoleh sertifikasi ISCC (International Sustainability and Carbon Certification). TPIA siap hasilkan produk berbasis Bio.

Ibad Durrohman

12 Okt 2023 - 16.06
A-
A+
Rencana Chandra Asri (TPIA) setelah Raih Sertifikasi ISCC

Pekerja beraktivitas di proyek pembangunan pabrik Polyethylene (PE) baru berkapasitas 400.000 ton per tahun di kompleks petrokimia terpadu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP), Cilegon, Banten. /Bisnis

Bisnis, JAKARTA — PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) berhasil memperoleh International Sustainability and Carbon Certification (ISCC). Ini merupakan sebuah sistem sertifikasi keberlanjutan yang memungkinkan perseroan untuk memproduksi produk yang ramah lingkungan berbasis bio, seperti Bio Propylene, Bio-Ethylene, Bio-Crude C4, dan Bio Pygas.

Bahan baku berbasis bio sendiri memiliki jejak karbon yang lebih rendah dikarenakan bahan bakunya berasal dari tumbuhan yang telah menyerap karbon dari atmosfer. 

Proses ini menjadikan karbondioksida yang dilepaskan selama produksi diimbangi dengan karbon yang diserap selama pertumbuhan tanaman, sehingga menghasilkan sistem closed-loop yang mengurangi efek gas rumah kaca.

Baca juga: Mempercepat Nol Emisi untuk Sektor Industri

Capaian tersebut juga turut mendukung langkah Chandra Asri dalam melakukan transisi pemanfaatan bahan baku alternatif yang lebih berkelanjutan.

Direktur ESG & Sustainability Chandra Asri Phuping Taweesarp mengatakan, dengan diperolehnya sertifikasi ISCC tersebut, perseroan optimistis mendapat peluang dari rencana transisi pemanfaatan bio-feedstock sebagai alternatif bahan baku, sekaligus membatasi emisi karbon dan mengurangi dampak operasional terhadap lingkungan.

"Dengan menggunakan bahan baku berbasis bio, kami membuka peluang bagi mitra hilir industri kimia untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem industri kimia hijau sekaligus menjadi salah satu jalan untuk mengimplementasikan komitmen keberlanjutan kami,” kata Phuping Taweesarp dalam keterangan resminya, Kamis (12/10/2023).




Selain mendapatkan sertifikasi ISCC untuk produk berbasis bio, komitmen Chandra Asri terhadap keberlanjutan juga turut memberi dampak signifikan terhadap peringkat risiko ESG Perusahaan. Dalam satu tahun terakhir, Chandra Asri telah mencetak peningkatan peringkat MSCI dari BB menjadi BBB.

Selain itu lanjut Phuping, Chandra Asri berhasil mempertahankan pencapaian sebagai perusahaan yang memiliki “risiko rendah” dari Sustainalytics dengan menurunnya tingkat risiko ESG dari 17,7 menjadi 16,6. Saham TPIA juga bertahan tercatat dalam deretan IDX ESG Leaders yang diumumkan oleh Bursa Efek Indonesia.

Baca juga: Menggandeng Kanada untuk Pembiayaan Infrastruktur EBT RI

“Upaya Chandra Asri untuk mendapatkan sertifikasi ISCC dan meningkatkan peringkat ESG menegaskan dedikasi kami sebagai mitra bisnis yang menjalankan bisnis dan operasional secara berkelanjutan,” lanjut Phuping.

Chandra Asri sebelumnya telah menjajaki potensi kemitraan dengan PT Nippon Shokubai Indonesia (NSI) untuk memaksimalkan jejak aset, kompetensi inti, dan teknologi perusahaan dalam menciptakan rantai pasok hijau baru di pabrik Chandra Asri dan NSI di Cilegon, salah satunya melalui produksi bio-product.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.