RI Kantongi Kuota Haji 241.000 Jemaah, Layanan Bakal Meningkat

Selain bertambahnya jumlah kuota ada beberapa peningkatan layanan perhajian yang disepakati dalam ta'limatul hajj. Seperti penempatan jemaah di Mina dengan pelaksanaan kontrak yang dilakukan lebih cepat.

Rayful Mudassir

9 Jan 2024 - 15.12
A-
A+
RI Kantongi Kuota Haji 241.000 Jemaah, Layanan Bakal Meningkat

Bisnis, JAKARTA - Indonesia mendapatkan kuota tambahan jemaah haji dari pemerintah Arab Saudi menjadi 241.000 orang, meningkat 20.000 dari tahun lalu. 

Keputusan itu diketahui setelah pemerintah Indonesia menandatangani kesepakatan perhajian atau ta’limatul hajj dengan Kerajaan Saudi untuk musim haji 1445 H/2024 M. 

"Jumlah kuota ini terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan ibadah haji Indonesia," kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam keterangan resmi, Selasa (9/1/2023). 

Pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota 231.000 jemaah. Jumlah ini berkurang menjadi hanya 100.051 jemaah pada 2022 disebabkan pandemi covid-19. Sementara pada penyelenggaraan haji 2023, Indonesia mendapat kuota 229.000.

Kesepakatan itu turut disaksikan oleh Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi, Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Yusron B. Ambary, Kepala BPKH Fadlul Imansyah, hingga Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief.

Selain bertambahnya jumlah kuota ada beberapa peningkatan layanan perhajian yang disepakati dalam ta'limatul hajj. "Misalnya tentang penempatan jemaah di Mina. Kita bisa menentukan posisi tenda jemaah yang lebih dekat dengan jamarat, selama pelaksanaan kontrak dilakukan lebih cepat," ujarnya.

Masih terkait peningkatan layanan, Pemerintah Arab Saudi juga memberikan kebebasan kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk memilih penyedia layanan (syarikah) saat puncak haji. 

"Tidak harus syarikah ini atau syarikah itu, Indonesia diberikan kebebasan memilih. Ini membuka peluang untuk memilihkan penyedia layanan yang terbaik bagi jemaah haji Indonesia. Ini inovasi yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi," ujarnya.


Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Al-Rabiah menyatakan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia. 

"Kami sangat berbahagia dan merasa tersanjung dapat menjadi pelayan jemaah haji dari seluruh dunia, terutama jemaah haji Indonesia. Kami juga selalu terbuka untuk berdiskusi demi perbaikan-perbaikan layanan bagi para dhuyufurrahman," ujar Tawfiq. 

Selain penandatanganan ta'limatul hajj, Menag juga dijadwalkan akan menghadiri Muktamar Perhajian serta melaksanakan rapat koordinasi terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.