Free

RI Masih Pasar Terbesar Otomotif Asean, Thailand dari Produksi

Meskipun masih menjadi pasar terbesar di Asean, volume produksi mobil Indonesia masih kalah tipis dari Thailand.

Jaffry Prabu Prakoso

5 Nov 2022 - 11.59
A-
A+
RI Masih Pasar Terbesar Otomotif Asean, Thailand dari Produksi

Presiden Joko Widodo memantau mobil yang siap diekspor. /Bisnis

JAKARTA – Penjualan mobil di Indonesia menorehkan kinerja positif hingga kuartal III/2022 dengan peningkatan sebanyak 20,8 persen secara year-on-year (YoY). Capaian tersebut sekaligus menandakan Indonesia sebagai negara dengan penjualan mobil tertinggi di Asean.

Berdasarkan data Asean Automotive Federation (AAF), penjualan mobil di Indonesia periode Januari hingga September 2022 tercatat sebanyak 758.216 unit. Sedangkan penjualan pada periode yang sama di tahun sebelumnya, tercatat hanya mencapai 627.537 unit.

Sementara itu, jumlah penjualan mobil terbanyak kedua di Asean adalah Thailand yang mencapai 685.979 unit pada periode Januari—September 2022.



Petugas berdiri di dekat deretan mobil baru yang terparkir di PT Indonesia Terminal Kendaraan atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta, Kamis (11/2/2021). /Antara Foto-Aprillio Akbar.



Penjualan kendaraan roda empat di Thailand juga meningkat 29 persen secara YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 531.931 unit.

Secara berturut-turut, koleksi penjualan mobil paling banyak selanjutnya yakni Malaysia yang laku sebanyak 516.798 unit, diikuti oleh Vietnam (296.403 unit), kemudian Filipina (248.154 unit), Singapura (32.372 unit), dan Myanmar (6.672 unit).


Baca juga: Mitsubishi Outlander PHEV: Terlaris di Jepang Miris di Indonesia


Jika dihitung secara keseluruhan, total penjualan mobil dari ketujuh negara di kawasan Asia Tenggara tersebut hingga September 2022 mencapai 2.544.594 unit.

Kendati penjualan mobil Indonesia mendominasi pasar ASEAN, produksi mobil dalam negeri bisa dibilang masih stagnan. Sebab, hingga tiga kuartal berjalan, produksi mobil di Indonesia masih belum bisa melampaui Negeri Gajah Putih sebagai produsen kendaraan roda empat terbesar di Asean.

Perlu diketahui, jumlah produksi mobil di Tanah Air pada periode Januari—September 2022 mencapai 1.065.525 unit, terpaut 363.685 unit jika dibandingkan produksi mobil di Thailand yang tembus 1.429.210 unit.


Baca juga: Mengejar Pertumbuhan Pasar Mobil di Akhir Tahun


Produksi mobil Indonesia juga mengalami volatilitas yang cukup ekstrem, tertinggi tercatat di bulan September yang mencapai 144.956 unit, sedangkan produksi terendah terjadi di bulan Mei yang hanya sebanyak 72.261 unit. Hal itu disinyalir sebagai imbas dari krisis cip semikonduktor yang melanda industri otomotif.

Produsen kendaraan roda empat paling banyak selanjutnya adalah Malaysia sebanyak 508.761 unit. Diikuti Vietnam sebanyak 180.127 unit, lalu Filipina (63.718 unit), dan Myanmar (3.097 unit).

DP Nol Persen untuk Kredit Mobil dan Motor

Bank Indonesia memutuskan untuk memperpanjang kebijakan uang muka kredit atau pembiaayan kendaraan bermotor. 

"Kami perpanjang kebijakan ini dari yang semula berakhir 2022, kami perpanjang setahun sampai 2023," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam RDG BI hari ini, Kamis (20/10/2022).


Mobil Toyota. - Foto Bisnis


Hal tersebut untuk menyikapi hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada Oktober 2022. Di situ telah memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen.

Perry mengatakan bahwa seiring dengan kebijakan suku bunga acuan itu BI tetap mendorong kredit pada sektor perbankan. Oleh karena itu, BI memberikan sejumlah pelonggaran makroprudensial.

"Kami memberikan relaksasi makroprudensial, insentif kami lakukan untuk dorong perbankan salurkan kredit," ujarnya. (Rizqi Rajendra dan Fahmi Ahmad Burhan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.