Free

Rincian Sumber Laba Rp953 Miliar AJB Bumiputera 1912

Manajemen AJB Bumiputera 1912 merilis sumber laba Rp953 miliar, berasal dari penjualan kembali polis kepada nasabah eksisting dan revaluasi properti.

Jaffry Prabu Prakoso

15 Jun 2023 - 18.09
A-
A+
Rincian Sumber Laba Rp953 Miliar AJB Bumiputera 1912

Gedung AJB Bumiputera 1912. Bisnis-Felix Jodi

Bisnis, JAKARTA – Manajemen Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 akhirnya memberi penjelasan atas laba komprehensif perusahaan yang mencapai Rp953,81 miliar pada 2022. Angka tersebut tiba-tiba berbalik dari kinerja dari rugi minus Rp1,19 triliun periode yang sama tahun sebelumnya.

AJB Bumiputera 1912 yang saat ini dipimpin oleh Irvandi Gustari sebagai Direktur Utama dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan laba jumbo ini sebagian besar bersumber dari strategi penjualan kembali polis kepada nasabah eksisting dan revaluasi aset properti untuk investasi perusahaan. 

"Pendapatan premi terbuku (dicatatkan) sebesar Rp1,17 triliun pada 2022 termasuk di dalamnya kebijakan penjualan polis kembali kepada pemegang polis yang memiliki polis dan telah mengajukan klaim," jelas manajemen perusahaan kemarin, Rabu (14/6/2023). 


Direktur Utama AJB Bumiputera Irvandi Gustari memberikan pemaparan saat media visit Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 ke redaksi Bisnis Indonesia di Jakarta, Rabu (1/3). /Bisnis/Suselo Jati 


Sedangkan hasil investasi sebesar Rp786,87 miliar disebut sebagai pencatatan selisih penilaian kembali nilai wajar tanah bangunan investasi. 

Menurut manajemen, perusahaan telah menunjuk Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Edi Andesta dan Rekan untuk menilai kembali aset tanah dan bangunan baik yang dikategorikan sebagai tanah bangunan investasi maupun tanah bangunan dipakai sendiri. 

Dari penilaian ini, terdapat kenaikan total aset Perusahaan pada laporan keuangan per 31 Desember 2022 sebesar Rp1,26 triliun bila dibandingkan dengan total asset per 31 Desember 2021. 

Baca juga: Berkah Hak Siar Timnas Indonesia 2023 pada Bisnis MNCN

Perinciannya, nilai tanah dan bangunan untuk investasi naik dari Rp3,72 triliun pada 2021, menjadi Rp4,44 triliun pada 2022. Selanjutnya, nilai tanah dan bangunan dipakai sendiri naik dari Rp2,37 triliun menjadi Rp2,69 triliun.

"Pada tahun 2022 ini, AJB Bumiputera 1912 mencatatkan laba setelah pajak sebesar Rp704,73 miliar, dengan pendapatan komprehensif lain sebesar Rp248 miliar yang merupakan selisih kenaikan saldo pendapatan komprehensif lain pada ekuitas, sehingga pencatatan laba komprehensif menjadi Rp953,15 miliar. Adapun pencatatan laba dipengaruhi secara signifikan pada pendapatan investasi yaitu pada selisih penilaian nilai wajar investasi dan penurunan kenaikan cadangan premi," tertulis lebih lanjut.

Penurunan Beban yang Tajam

Dalam pernyataan yang sama, manajemen AJB Bumiputera 1912 menyebutkan penurunan beban 61,77 persen menjadi Rp660,34 miliar disebabkan beban manfaat klaim yang turun 53,29 persen. 

Baca juga: Pencarian Dana Segar MDKA Rp11 Triliun, dari Obligasi—Patnership

Kebijakan pemotongan nilai manfaat (PNM) juga telah membuat terjadi penurunan cadangan premi sebesar Rp1,23 triliun, sehingga total beban tahun 2022, sebesar Rp1,55 triliun.

"Dapat disimpulkan, bahwa laba yang dibukukan oleh Perusahaan semata-mata dikarenakan peningkatan nilai aset tanah bangunan, namun secara operasional kondisi Perusahaan masih dalam tahap upaya penyehatan khususnya dalam rangka pemenuhan kewajiban kepada para Pemegang Polis atas pembayaran klaim tertunda," jelas manajemen AJB Bumiputera dengan komisaris utama Dr. Hardi itu. (Anggara Pernando)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.