RMKE Segera Go Public, Ingin Bangun Pelabuhan Terbesar di Sumsel

RMK Energy yang bergerak di sektor jasa logistik batu bara melaksanakan IPO dengan menawarkan saham seharga Rp 206.

Ika Fatma Ramadhansari & Febrina Ratna Iskana

30 Nov 2021 - 14.15
A-
A+
RMKE Segera Go Public, Ingin Bangun Pelabuhan Terbesar di Sumsel

Salah satu kegiatan PT RMK Energy Tbk. melakukan pemuatan batu bara ke tongkang. Perusahaan akan IPO di BEI dengan harga penawaran Rp 206 per saham.

Bisnis, JAKARTA - PT RMK Energy Tbk. bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan depan. Perusahaan pun telah memulai proses penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO).

Dalam prospektus yang terbit di Harian Bisnis Indonesia edisi Selasa (30/11/2021), manajemen RMK Energy menetapkan harga penawaran kepada masyarakat sebesar Rp206 per lembar saham. Angka tersebut berada di tengah-tengah kisaran harga IPO sebelumnya yang berkisar antara Rp160-Rp230.

Manajemen pun mengungkapkan bahwa perusahaan bakal melepas sebanyak-banyaknya 875 juta saham atau setara 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor.  Dengan demikian, RMK Energy bakal menggalang dana segar hingga Rp180,25 miliar.

 

 

Dana tersebut setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk pelunasan utang dan modal kerja. Secara rinci, perusahaan membeberkan bahwa sebesar Rp67,87 miliar digunakan untuk melunasi sebagian pembayaran upgrade conveyor line 2 dari single line menjadi double line.

Termasuk pembelian dan perakitan stacker conveyor kepada PT Rantaimulia Kencana dalam rangka mendukung kegiatan utama perseroan. Kemudian, sebesar Rp50 miliar akan digunakan untuk pelunasan pokok utang kepada PT Bintang Timur Kapital. Sisa dana IPO bakal digunakan untuk modal kerja seperti bahan bakar, pelumas, suku cadang, dan pemeliharaan.  

Adapun jadwal sementara IPO RMK Energy sebagai berikut:

Tanggal efektif : 26 November 2021  

Masa penawaran umum : 30 November - 3 Desember 2021  

Tanggal penjatahan saham : 3 Desember 2021  

Distribusi saham secara elektronik : 6 Desember 2021  

Tanggal pencatatan saham di BEI : 7 Desember 2021.    

 

Genggam Pasar Logistik Batu Bara Sumsel

RMK Energy merupakan perusahaan logistik batu bara yang berdiri sejak Juni 2009. Selama 15 tahun terakhir, perusahaan telah menjelma sebagai penyedia jasa logistik batu bara yang handal bagi semua ukuran perusahaan pertambangan di Sumatera Selatan (Sumsel).

Dengan menguasai pasar logistik batu bara Sumsel, calon emiten dengan kode listing RMKE itu mencatat pendapatan sebesar Rp431,69 miliar per Juni 2021. Sementara itu, laba bersih perseroan mencapai Rp39,22 miliar.

Dari sisi neraca keuangan, perseroan memiliki ekuitas Rp467,43 miliar dan liabilitas Rp704,67 miliar. Dengan begitu, total asetnya mencapai Rp1,17 triliun.

 

 

Meski kinerja keuangan sudah cukup baik, perseroan terus berusaha bertumbuh. Salah satunya dengan mengembangkan sarana pelabuhan yang dimiliki perseroan.  

Terlebih lagi perseroan merupakan satu-satunya perusahaan yang memiliki terminal khusus batu bara swasta yang terintegrasi dengan kereta api. Dengan tidak banyak solusi alternatif yang dapat ditawarkan baik oleh swasta ataupun
pemerintah di Sumatera Selatan pada saat ini, maka perseroan optimistis bakal terus bertumbuh di tahun-tahun mendatang. 

Untuk mencapainya, perseroan memiliki target utama untuk menjadi pelabuhan terbesar di Sumatera Selatan. Dalam pelabuhan itu, perseroan menargetkan mampu mengapalkan minimum 25 juta ton per tahun (dengan pertimbangan
jumlah lalu lintas di sungai per hari dan juga kapasitas yang masih dapat di bangun di pelabuhan. 

Selain itu, perseroan mengembangkan stasiun pembongkaran kereta api dengan kapasitas minimum 17 juta ton per tahun dan masih dapat di tingkatkan lagi. Tidak hanya itu, perseroan juga berencana membangun stasiun muat khusus batu bara di lokasi pertambangan untuk meningkatkan jumlah
batu bara yang dapat di muat.

Selain itu, perseroan fokus pada pengembangan infrastruktur dan logistik penunjang untuk produksi batu bara. RMK Energy juga mengembangkan sayap usaha ke jasa penunjang industri batubara (kontraktor hauling, kontraktor tambang, ataupun jasa pendukung lainnya). RMKE juga berencana mengakuisisi ataupun bekerjasama untuk tambang-tambang potensial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Febrina Ratna Iskana

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.