Rupiah Diproyeksi Kembali Melemah Imbas Reli Dolar AS

Data ekonomi RI yang positif belum mampu mengangkat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Annisa Kurniasari Saumi

17 Nov 2021 - 16.42
A-
A+
Rupiah Diproyeksi Kembali Melemah Imbas Reli Dolar AS

Pegawai menunjukan uang dolar dan rupiah di Jakarta, Senin (15/2/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis, JAKARTA - Mata uang rupiah diproyeksi terus melemah. Itu lantaran indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang terus menguat.

Berdasarkan data Bloomberg yang dilansir dari bisnis.com, mata uang rupiah ditutup melemah 25 poin atau 0,18 persen ke level Rp14.245 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mata uang di kawasan Asia lainnya, seperti yen Jepang yang turun 0,09 persen, dolar Hong Kong 0,02 persen, dan won Korea Selatan 0,24 persen.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan melemahnya mata uang Garuda dipengaruhi oleh pergerakan dolar AS yang telah mencapai tertinggi baru sejak Maret 2017, dan diperdagangkan mendekati puncak. Menguatnya greenback itu terjadi setelah rilis serangkaian data ekonomi AS yang cukup positif.

Hal itu pun menimbulkan spekulasi bahwa Federal Reserve, bank sentral AS, bakal menaikan suku bunga. "Data yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan penjualan ritel AS tumbuh 1,7 persen, lebih baik dari yang diharapkan," kata Ibrahim dalam risetnya, Rabu (17/11/2021).

Sementara itu, sentimen dari dalam negeri berasal dari pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyebut rasio defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menurun hingga 3,29 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada Oktober 2021 atau mencapai Rp548,9 triliun.

Hal itu menandakan defisit APBN mengalami penurunan dibandingkan Oktober tahun lalu yang sebesar 4,67 persen terhadap PDB. Dengan demikian, defisit anggaran pada tahun ini bisa tetap terkendali di atas 5 persen PDB, menurun dibanding realisasi tahun lalu yang berada di atas 6 persen PDB.

Dengan kondisi tersebut, Ibrahim memperkirakan mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah pada pedagangan Kamis (17/11/2021). Rupiah pun diproyeksi bergerak di rentang Rp14.230-Rp14.280.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Febrina Ratna Iskana

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.