Free

Saatnya Mendorong Kerja Sama Pasok EBT di Eco Industrial Park

Pemerintah mendorong adanya kerja sama pengembangan kawasan industri berbasis lingkungan atau eco industrial park dengan menggunakan energi baru terbarukan (EBT) sebagai sumber energi.

Rayful Mudassir

14 Jun 2023 - 12.53
A-
A+
Saatnya Mendorong Kerja Sama Pasok EBT di Eco Industrial Park

Teknisi membersihkan panel surya di salah satu gedung perkantoran di Jakarta, Senin (27/2/2023).Bisnis/Abdurachman

Bisnis, JAKARTA - Pemerintah mendorong adanya kerja sama pengembangan kawasan industri berbasis lingkungan atau eco industrial park dengan menggunakan energi baru terbarukan (EBT) sebagai sumber energi. 


Asisten Deputi Penguatan Daya Saing Kawasan (PDSK) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Kartika Listriana menjelaskan bahwa tren penggunaan energi saat ini tidak hanya sebagai utilitas yang disediakan oleh pengelola kawasan untuk tenant industri saja, namun juga sebagai investasi ke depannya. 


Solar energy sebagai salah satu sumber energi dari sinar matahari mulai dijadikan industri oleh investor, terutama dari investor asing yang berminat untuk menanamkan investasinya di Indonesia,” dalam keterangan resmi, Rabu (14/6/2023)


Setali tiga uang, Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin Heru Kustanto menyampaikan, energi merupakan salah satu persyaratan kinerja lingkungan yang harus dipenuhi oleh perusahaan Kawasan Industri. 


Baca juga: Torehan Kinerja Positif Kawasan Industri Berlanjut di Awal 2023


Kendati begitu, kementerian memandang masih terdapat hambatan-hambatan yang perlu diatasi bersama, misalnya terkait kurangnya ketersediaan Energi Baru dan Terbarukan (EBT).


Demi menunjang penggunaan energi terbarukan, kawasan industri dipandang perlu mendapat informasi konkret mengenai kebijakan pemasangan EBT di kawasan industri, dukungan terhadap investasi terkait efisiensi energi di sektor industri, serta dukungan lainnya terkait dengan teknologi. 


“Oleh karena itu, perlu kerja sama antara para stakeholder dalam mendukung terpenuhinya persyaratan kinerja konsumsi energi, efisiensi energi, dan pengembangan EBT pada EIP di Indonesia,” ujarnya


Program pengembangan eco industrial park berdampak penting terhadap pelestarian lingkungan berkelanjutan dalam sektor perindustrian. 


Teknisi membersihkan panel surya di salah satu gedung perkantoran di Jakarta, Senin (27/2/2023). Bisnis/Abdurrachman


Langkah ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk membangun industri manufaktur yang berdaya saing global melalui percepatan implementasi industri 4.0. Adapun, persyaratan penerapan kawasan tersebut mencakup aspek manajemen kawasan, lingkungan, sosial dan ekonomi. 


Saat ini telah terdapat tiga pilot project Global Eco Industrial Park Program (GEIPP-Indonesia), diantaranya Kawasan Industri MM2100, Kawasan Industri Batamindo dan Karawang International Industrial City (KIIC).


Dengan pendampingan melalui kegiatan workshop dan capacity building selama lebih dari setahun kepada masing-masing pengelola ketiga kawasan industri tersebut yang diselenggarakan pada akhir tahun 2022, kinerja penerapan eco industrial park meningkat sebesar 10 persen di Kawasan Industri Batamindo dan 1 persen di Kawasan Industri MM2100.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.