Free

Sebelas Emiten BUMN Tebar Dividen Paling Besar

Bank Rakyat Indonesia menjadi emiten paling royal kepada pemegang saham. Perseroan juga menahbiskan diri sebagai bank dengan perolehan laba bersih tertinggi sepanjang tahun lalu.

Dionisio Damara

11 Mei 2024 - 13.09
A-
A+
Sebelas Emiten BUMN Tebar Dividen Paling Besar

Bisnis, JAKARTA – Beberapa emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menetapkan kebijakan dividen yang diputuskan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). 

Berdasarkan data yang diolah Bisnis, Jumat (10/5/2024), 11 dari 20 konstituen indeks BUMN 20 memutuskan untuk membagi dividen dari laba bersih tahun buku 2023. 

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) secara konsisten memantabkan diri sebagai emiten paling royal kepada pemegang saham. 

BBRI menetapkan pembagian dividen sebesar Rp35,43 triliun atau setara dengan Rp235 per saham dalam RUPST yang digelar pada 1 Maret 2024. Dividen telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 28 Maret 2024. 

Baca juga: Rekomendasi Saham Emiten Semen Saat Laba Tengah Labil

Selain membagikan dividen terbesar, BBRI juga menahbiskan diri sebagai bank dengan perolehan laba bersih tertinggi sepanjang tahun lalu. Perseroan mengakumulasikan laba Rp60,4 triliun pada 2023, naik 17,5% year-on-year (YoY). 

Di posisi berikutnya ada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang menutup performa 2023 dengan raihan laba bersih senilai Rp55,1 triliun, atau melesat 33,7% YoY.  

Kinerja positif ini membuat BMRI tercatat sebagai emiten BUMN dengan tebaran dividen terbesar kedua. Perseroan memutuskan untuk menebar dividen Rp33,03 triliun atau setara Rp353,95. Jumlah itu setara 60% dari laba bersih 2023. 

Lalu yang terbaru ada PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM). Perseroan menyetujui pembagian dividen senilai Rp3,07 triliun atau Rp128 per saham dalam RUPST yang digelar Rabu (8/5/2024). Nilai tersebut mencerminkan dividend payout ratio sebesar 100%.

 

 

Dengan mengasumsikan harga saham di level Rp1.535 per lembar sampai dengan penutupan perdagangan 8 Mei 2024, maka dividend yield ANTM tercatat sebesar 8,3%.

Direktur Pengembangan Usaha ANTM I Dewa Wirantaya menjelaskan rasio pembagian dividen sebesar 100% merupakan permintaan khusus dari pemegang saham. Hal ini bertujuan memberikan nilai tambah ke pemegang saham.

“Selain itu, dividen 100% ini juga kebijakan MIND ID untuk terus mendorong ANTM berkembang dengan payout ratio 100%,” ujarnya usai RUPST di Jakarta. 

Dewa memastikan kebijakan dividen tidak akan mengganggu rencana investasi pada 2024. ANTM mengalokasikan Rp4,5 triliun untuk investasi, dengan rincian Rp1 triliun untuk eksplorasi, lalu Rp2 triliun investasi inorganik, dan sisanya investasi rutin.

Baca juga: Daftar 11 Emiten BUMN dengan Tebaran Dividen Paling Jumbo

Sementara itu, pemegang saham emiten batu bara yakni PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menyetujui pembagian dividen Rp4,57 triliun atau 75% dari laba bersih 2023 yang berjumlah Rp6,1 triliun. Adapun sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan.  

Berikut nilai dividen dan dividen per share (DPS) emiten BUMN: 

1. BBRI: Rp35,43 triliun/DPS Rp235 

2. BMRI: Rp33,03 triliun/DPS Rp353,95 

3. TLKM: Rp17,68 triliun/DPS Rp178,5

4. BBNI: Rp10,45 triliun/DPS Rp280,49

5. PTBA: Rp4.57 triliun/DPS Rp397,49

6. ANTM: Rp3,07 triliun/DPS Rp128

7. BJBR: Rp1 triliun/DPS Rp95,05

8. BJTM: Rp816,69 miliar/ DPS Rp54,39

9. BBTN: Rp700,19 miliar/DPS Rp49,89

10. SMGR: Rp572 miliar/DPS Rp84,70

11. JSMR: Rp274,8 miliar/DPS Rp37,86

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.