Sejumlah Bank Berencana Rights Issue, Simak Prospek Sahamnya

Sejumlah bank seperti PT Bank Mayapada Internasional Tbk. (MAYA) milik taipan Dato Sri Tahir dan PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo gencar menggelar rights issue tahun ini. Bagaimana prospek saham emiten bank tersebut?

Fahmi Ahmad Burhan & Emanuel Berkah Caesario

13 Sep 2023 - 16.56
A-
A+
Sejumlah Bank Berencana Rights Issue, Simak Prospek Sahamnya

Pegawai beraktivitas di dekat layar yang menampilkan data saham di PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (2/8/2023). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis, JAKARTA — Sejumlah emiten bank masih gencar melakukan aksi penambahan modal melalui mekanisme rights issue tahun ini guna memperbesar kapasitas bisnis dan memperbaiki permodalan. Lantas, bagaimana prospek saham dari bank-bank tersebut?

Salah satu bank yang bakal menggelar penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue adalah PT Bank Mayapada Internasional Tbk. (MAYA) milik taipan Dato Sri Tahir.

Bank Mayapada berencana melepas sebanyak 27 miliar lembar saham baru kepada investor tahun ini. Berdasarkan keterbukaan informasi, rencana rights issue itu akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perseroan (RUPSLB) pada Oktober nanti.

Selain itu, agenda yang sama juga dimiliki oleh PT Bank MNC Internasional Tbk. (BABP) milik konglomerat Hary Tanoesoedibjo. Perseroan berencana menggelar rights issue sebanyak 13,5 miliar lembar saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
Jelajahi peluang bisnis terpercaya dengan berlangganan
Temukan keleluasaan dan keuntungan maksimal dengan pilihan paket berlangganan eksklusif ini
BERLANGGANAN SEKARANG
Tidak Memerlukan Komitmen, Batalkan Kapan Saja
Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.