Sektor Penerbangan Mulai Pulih

Sudah saatnya industri penerbangan terbang lebih tinggi lagi. Untuk itu, pelayanan dan keamanan penerbangan pun harus dijaga agar jumlah pengguna pesawat bertumbuh seiring dengan tingginya pergerakan masyarakat dunia.

Redaksi

3 Jun 2023 - 08.20
A-
A+
Sektor Penerbangan Mulai Pulih

Pesawat maskapai Garuda Indonesia (GIAA) berada di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (20122022). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis, JAKARTA - Sektor usaha penerbangan perlahan bangkit setelah terempas akibat pandemi Covid-19. Tingginya mobilitas masyarakat dan dibukanya pintu-pintu masuk ke berbagai negara menjadi pendorong utama lonjakan penumpang sepanjang tahun ini.

Sektor usaha penerbangan perlahan bangkit setelah terempas akibat pandemi Covid-19. Tingginya mobilitas masyarakat dan dibukanya pintu-pintu masuk ke berbagai negara menjadi pendorong utama lonjakan penumpang sepanjang tahun ini.

Pandemi Covid-19 yang memaksa masyarakat dunia berdiam di rumah dalam kurun waktu 2020—2022 menjadi faktor utama ‘tidurnya’ maskapai penerbangan. Pada awal virus Corona menghantam dunia, sejumlah maskapai penerbangan mengurangi armada yang beroperasi bahkan menutup rute-rute tertentu untuk mengurangi biaya operasional. Jumlah pesawat domestik yang beroperasi pun turun berkisar 50%—60%.

Seiring dengan gencarnya pelaksanaan vaksinasi, diikuti dengan menurunnya kasus positif Covid-19, pemerintah akhirnya mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Keputusan tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (30/12/2022). Di awal bulan ini, Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga mencabut status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) untuk Covid-19.

Menyikapi keputusan WHO tersebut, Pemerintah Indonesia menyatakan tetap siaga mengingat kasus positif terus bermunculan. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Rabu, (31/5) melaporkan jumlah pasien positif mencapai 428 orang dengan sembilan pasien meninggal dunia.

Kita tentunya mengharapkan kondisi saat ini tidak mengurangi upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat, karena itu menjadi kunci pertumbuhan ekonomi yang ingin dicapai.

Seperti keberhasilan yang baru saja disampaikan oleh manajemen PT Angkasa Pura II (AP II). Perusahaan pengelola bandara tersebut menyebutkan bahwa jumlah pergerakan penumpang pesawat di seluruh bandara AP II pada Mei 2023 mencapai 7,14 juta penumpang atau tertinggi sejak 3 tahun lalu ketika pandemi Covid-19 mulai melanda.

Bahkan, jumlah penumpang pada Mei 2023 meningkat 14% dibandingkan dengan April 2023 sebanyak 6,27 juta penumpang. Jika dibandingkan dengan Mei tahun lalu, terjadi lonjakan sebesar 18%.

Sepanjang bulan lalu, Bandara Soekarno-Hatta sebagai pusat lalu lintas penerbangan utama di Tanah Air mencatatkan jumlah penumpang sebanyak 4,51 juta penumpang, terdiri dari 3,42 juta penumpang di rute domestik dan 1,08 juta penumpang di rute internasional. Sementara di 19 bandara AP II lainnya, jumlah penumpang secara keseluruhan tercatat 2,63 juta penumpang.

Bila diakumulasi sepanjang tahun ini yaitu periode Januari—Mei, jumlah penumpang di 20 bandara AP II mencapai 31,66 juta dengan target sampai akhir tahun sebanyak 73 juta penumpang.

Angka-angka yang disampaikan oleh Angkasa Pura II itu memberikan optimisme terhadap kinerja maskapai penerbangan di Tanah Air. Sebagaimana yang diketahui, selama 2 tahun lalu, efisiensi dengan memangkas jumlah karyawan terpaksa dilakukan sejumlah perusahaan penerbangan.

Harian ini mengharapkan pemerintah bersama dengan pelaku usaha terus berkolaborasi. Bandara yang sudah dibangun harus dikelola dengan baik, tidak dibiarkan sepi seperti yang terjadi di beberapa airport. Pemerintah harus mencari jalan keluar agar investasi yang sudah ditanamkan tidak menjadi sia-sia.

Mempercantik daerah yang berpotensi menarik wisatawan juga harus dilakukan guna menarik minat kunjungan wisatawan domestik dan turis asing, mengingat infrastruktur kerap menjadi masalah untuk wilayah-wilayah tertentu.

Sudah saatnya industri penerbangan terbang lebih tinggi lagi. Untuk itu, pelayanan dan keamanan penerbangan pun harus dijaga agar jumlah pengguna pesawat bertumbuh seiring dengan tingginya pergerakan masyarakat dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Redaksi

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.