Free

Semen Indonesia (SMGR) Bangun Pabrik Ready-Mix di Subang

Demi mengembangkan pangsa pasar baru dan memenuhi kebutuhan sejumlah PSN, emiten holding semen BUMN SMGR mengembangkan pabrik ready-mix di Subang, Jawa Barat.

Redaksi

9 Apr 2024 - 15.10
A-
A+
Semen Indonesia (SMGR) Bangun Pabrik Ready-Mix di Subang

Ready-Mixed Batching Plant Subang dengan kapasitas produksi 60 m3jam di Kecamatan Purwadadi, Subang, Jawa Barat./Istimewa

Bisnis, JAKARTA - Salah satu unit usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG, PT Solusi Bangun Beton (SBB), menyelesaikan pembangunan Ready-mixed Batching Plant Subang yang berlokasi di Kawasan Intijaya Subang Industri, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat. 

Batching Plant SBB Subang ini merupakan upaya perluasan jaringan produk beton siap pakai atau ready-mixed concrete dan mendukung pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di wilayah Subang dan sekitarnya.

Batching Plant SBB Subang dibangun dengan kapasitas volume produksi sebesar 60 meter kubik per jam. Layanan Batching Plant SBB Subang bakal meliputi Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Majalengka.

Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan banyaknya kawasan perindustrian dan pergudangan baru di Subang, termasuk Kawasan Intijaya Subang Industri, menjadi peluang bagi SIG mengembangkan kawasan industri dan komersil di wilayah Kabupaten Subang dan sekitarnya.

Hal ini juga sejalan dengan kesiapan SIG dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban, yang menjadi pelabuhan besar bersama dengan Pelabuhan Tanjung Priok dan menjadi bagian dari rantai pasok global. 

Jalan Tol Akses ini akan menghubungkan Pelabuhan Patimban yang terkoneksi dengan Jalan Pantura dengan Jalan Tol Trans-Jawa untuk ruas Cikopo-Palimanan (Cipali). 

Selain itu, infrastruktur lain seperti Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati hingga Subang Smartpolitan, juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan, serta berkembangnya kota mandiri baru.

“Keunggulan infrastruktur tersebut mampu menjadi peluang bagi pertumbuhan perekonomian termasuk sektor konstruksi sehingga menjadi potential market bagi SIG dan anak usaha untuk memberikan pasokan bahan bangunan bermutu tinggi,” kata Vita, dikutip Selasa (9/4/2024).

Vita Mahreyni menambahkan, kehadiran Batching Plant Subang ini semakin memperkuat posisi emiten bersandi SMGR ini dan mengisi pasar beton siap cetak di wilayah Subang dan sekitarnya. 

Baca Juga : 


Hingga saat ini, SIG telah memiliki 59 batching plant aktif yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan didukung bahan baku berkualitas dan ramah lingkungan, menggunakan teknologi terkini, serta beragam solusi beton jadi inovatif untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang berorientasi keberlanjutan. 

“Di tengah kondisi pasar yang semakin kompetitif, Perseroan terus berupaya menciptakan peluang melalui pengembangan diversifikasi produk dan layanan untuk semakin mengokohkan posisi sebagai penyedia solusi bahan bangunan yang berkelanjutan,” jelas Vita. 

Sepanjang 2023, SIG berhasil mencatatkan peningkatan volume penjualan sebesar 10% menjadi 40,62 juta ton, terutama dari pertumbuhan penjualan pada segmen curah dan ekspor. 

Baca Juga :

 

Porsi penjualan segmen curah tercatat sekitar 29% dari total volume penjualan domestik yang mencapai 33,109 juta ton pada 2023, di mana sektor beton siap pakai menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan penjualan segmen curah domestik SIG. 

SBB merupakan salah satu unit usaha dari SIG yang memproduksi berbagai macam bentuk beton, di antaranya ready-mixed concrete (beton siap pakai) berstandar SNI 2087:2013, produk agregat, mini PakCrete (solusi beton instan), mortar, hingga penyedia jasa aplikasi konstruksi dan heavy equipment (alat berat).

Produk beton jadi dan solusi konstruksi bernilai tambah dari SBB, telah berkontribusi dalam pembangunan kawasan komersial dan infrastruktur di Indonesia, antara lain Komplek Thamrin Nine dengan Autograph Tower yang merupakan gedung tertinggi di Indonesia saat ini, Komplek Pondok Indah Mall (PIM), Pondok Indah Residence dan Hotel, Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Bandara Dhoho Kediri, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jalan Tol Solo-Ngawi, hingga Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.