Sentimen Pasar Membaik, Proyeksi Transaksi Broker Ikut Positif

Transaksi broker sepanjang Oktober 2021 mencapai Rp681,65 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai sekitar Rp554,44 triliun. Tren peningkatan ini diperkirakan bakal berlanjut hingga akhir tahun ini.

Ika Fatma Ramadhansari & Lorenzo Anugrah Mahardhika

1 Nov 2021 - 20.30
A-
A+
Sentimen Pasar Membaik, Proyeksi Transaksi Broker Ikut Positif

Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)./JIBI-Abdullah Azzam

Bisnis, JAKARTA — Perusahaan sekuritas memproyeksikan transaksi broker di sisa tahun ini bakal tetap tinggi melanjutkan perkembangan yang terjadi hingga Oktober 2021 lalu, terutama karena didorong dengan kinerja emiten yang prima sepanjang tahun berjalan maupun optimisme pasar saham Indonesia.

Berdasarkan data Bloomberg pada Senin (1/11), transaksi broker sepanjang Oktober 2021 mencapai Rp681,65 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai sekitar Rp554,44 triliun.

Meski demikian, nilai transaksi ini masih lebih rendah dibandingkan dengan awal tahun ini, yang mana sepanjang Januari 2021 nilai transaksi broker menyentuh rekor Rp849,12 triliun selama sebulan.

Sementara itu, sepanjang Januari - Mei, nilai transaksi pialang saham mencatatkan penurunan. Tren tersebut kemudian terpatahkan pada Juni 2021 setelah pialang saham membukukan nilai transaksi Rp510,51 triliun sebelum kembali menurun pada Juli 2021 di angka Rp483,36 triliun.

Sepanjang kuartal III/2021 lalu, nilai transaksi pialang saham mencatatkan tren kenaikan. Pada Juli 2021, nilai transaksi tercatat sebesar Rp483,36 triliun.

Kemudian pada Agustus 2021, nilai transaksi kembali mencatatkan pertumbuhan positif ke angka Rp550,08 triliun. Sementara pada September lalu, nilai transaksi juga naik ke level Rp554,44 triliun

Ketua Informasi Investasi Mirae Asset Sekuritas Roger M.M mengungkapkan bahwa peningkatan transaksi broker tersebut disebabkan oleh efek earning season yang memasuki kuartal akhir, sehingga nilai rata-rata transaksi harian pun naik dari Rp12,5 triliun pada September 2021 menjadi Rp17,3 triliun pada bulan ini.

“Menjelang akhir tahun di prediksi nilai transaksi akan stabil. Beberapa faktor yang mempengaruhi di antaranya tapering yang akan dilakukan mulai November,” kata Roger kepada Bisnis, Senin (1/11).

Selain itu, Roger juga memprediksi pada tahun ini kembali ada efek window dressing, apalagi melihat hasil laporan keuangan emiten di kuartal III/2021 yang terbilang cukup bagus.

Roger melihat laba bersih beberapa saham berkapitalisasi besar atau big caps mampu tumbuh positif, di antaranya laba BBRI naik 36,4% secara tahunan atau year-on-year (YoY), BBCA naik 15,8% YoY, dan ASII naik 6,7% YoY.

Selanjutnya, data ekonomi dalam negeri juga akan mendukung stabilitas transaksi broker hingga akhir tahun. Data PMI Manufaktur bulan Oktober 2021 yang dipublikasikan bulan ini, misalnya, mengalami kenaikan ke level 57,2.

Oleh karena itu, Roger memperkirakan rata-rata transaksi harian broker hingga akhir tahun ini akan tetap stabil. “Transaksi harian broker diperkirakan masih berada dalam rata rata Rp12 - Rp15 triliun,” papar Roger.

Presiden Direktur BCA Sekuritas Mardy Sutanto menyampaikan bahwa secara umum transaksi broker membaik didukung lebih baiknya sentimen pasar yang menumbuhkan harapan dan kepercayaan.

“Secara umum, kami rasakan sentimen pasar lebih baik karena secara sistematis dan hati-hati. Pemerintah dengan bijaksana memantau dan melakukan relaksasi PPKM apabila kondisinya telah lebih kondusif,” papar Mardy saat dihubungi Bisnis, Senin (1/11). 

Maudy menyampaikan senafas dengan kinerja prima dan optimisme dari Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk akhir tahun ini dan untuk tahun depan, maka BCA Sekuritas memiliki semangat yang sama.

“Dengan berbagai sentimen positif yang ada, maka dengan momentum yang baik ini kami terus tingkatkan engagement kami dengan semua investor institusi dan ritel,” ungkapnya.

Direktur Panin Sekuritas Prama Nugraha di kesempatan berbeda juga mengungkapkan optimisme transaksi broker dengan memproyeksikan nilai rata-rata transaksi harian Panin Sekuritas tidak berbeda jauh dengan bulan-bulan sebelumnya.

“Proyeksi kami sampai akhir tahun trading value hampir sama dengan bulan sebelumnya sekitar Rp8 - Rp10 triliun per bulan,” kata Prama kepada Bisnis.

Penentuan proyeksi tersebut menurutnya karena karena adanya pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Di sisi lain, harga komoditas saat ini sudah cukup tinggi sehingga dia memperkirakan kenaikannya akan terbatas.

Direktur Mandiri Sekuritas Heru Handayanto mengatakan, tren nilai transaksi saham masih sangat baik sepanjang bulan lalu. Ia mengatakan, value market share Mandiri Sekuritas masih di atas 6,5% secara YoY.

Sementara itu, nilai transaksi saham Mandiri Sekuritas sepanjang Oktober 2021 lalu adalah sebesar Rp37,35 triliun. Jumlah tersebut naik dibandingkan dengan catatan pada bulan September lalu senilai Rp31,87 triliun.

“Sepanjang bulan Oktober 2021, kami melihat banyak nasabah institusi kembali masuk pasar, termasuk investor asing,” jelasnya.

Heru mengatakan pihaknya optimistis nilai transaksi saham masih dapat terus bertumbuh di sisa tahun 2021. Menurutnya, pasar saham masih akan menarik karena masih ada perusahaan atau emiten cukup besar yang berpotensi listing di Bursa Efek Indonesia.

Optimisme tersebut juga ditopang oleh outlook indeks harga saham gabungan (IHSG) yang masih berpeluang menguat sampai akhir 2021 mendatang.

Ke depannya, Heru optimistis Mandiri Sekuritas masih dapat meningkatkan pangsa pasarnya di akhir 2021. Apalagi, Mandiri Sekuritas juga merupakan salah satu joint lead underwiter dalam IPO Mitratel yang mengincar dana segar hingga Rp24,9 triliun.

“Strategi kami antara lain melalui berbagai promo dan layanan digital kami, MOST, yang dapat diandalkan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.