Seribu Alasan Transisi Energi Ramah Lingkungan Mendesak Dilakukan

Fenomena perubahan cuaca ekstrim seperti itu akan semakin sering terjadi. Kenaikan temperatur bumi akibat lepasnya karbon yang signifikan dari tahun ke tahun adalah salah satu penyebabnya.

Redaksi

7 Jun 2024 - 15.46
A-
A+
Seribu Alasan Transisi Energi Ramah Lingkungan Mendesak Dilakukan

Ilustrasi EBT

Bisnis, JAKARTA – Saat ini bumi sedang tidak baik-baik saja. Perubahan cuaca makin ekstrim dan tak dapat diprediksi. Banyak fenomena alam terasa aneh dalam hari-hari terakhir ini, mulai dari suhu udara super panas, banjir, hingga angin topan. 

Oleh karena itu, akselerasi hijau menuju masa depan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan mendesak untuk dilakukan. 

Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Wiluyo Kusdwiharto mengatakan fenomena perubahan cuaca ekstrim tersebut disinyalir menjadi salah satu penyebab turbulensi parah yang dialami pesawat Boeing 777-300 ER saat terbang dari London, Inggris menuju Singapura, pada Senin, 20 Mei 2024. Akibatnya, pesawat milik Singapore Airline tersebut terpaksa mendarat darurat di Bangkok, Thailand, Selasa, 21 Mei 2024.

“Fenomena perubahan cuaca ekstrim seperti itu akan semakin sering terjadi. Kenaikan temperatur bumi akibat lepasnya karbon yang signifikan dari tahun ke tahun adalah salah satu penyebabnya, dan kita bakal kesulitan memprediksi. Kejadian ini harus diwaspadai dan diantisipasi,” ujarnya dikutip Jumat (7/6/2024). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.