Shinta Kamdani, ‘Minoritas Triple’ Jadi Ketum Apindo 2023—2028

CEO Sintesa Group Shinta Widjaja Kamdani terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) 2023—2028.

Jaffry Prabu Prakoso

17 Jun 2023 - 14.14
A-
A+
Shinta Kamdani, ‘Minoritas Triple’ Jadi Ketum Apindo 2023—2028

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia 2023—2028 Shinta Kamdani. /Bisnis

Bisnis, JAKARTA – CEO Sintesa Group Shinta Widjaja Kamdani terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Ketum Apindo) 2023—2028 secara aklamasi. Shinta menggantikan Hariyadi Sukamdani (2014—2023, 2019—2023).

Penetapan Shina sekaligus menjadikan sosok tangguh tersebut menjadi ketua umum perempuan pertama di organisasi yang sudah berusia 71 tahun ini. Bersamaan dengan Shinta, Sofjan Wanandi kembali ditetapkan menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Apindo.

"Amanah ini bagi saya adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar. Untuk itu, kami sudah menyusun dan mengembangkan sejumlah program kerja dan program unggulan yang fokus pada isu roadmap perekonomian hingga pengentasan stunting," ujar Shinta, Jumat (16/6/2023).

Adapun, Musyawarah Nasional XI Apindo ini digelar pada 14—15 Juni 2023 dengan mengusung tema besar 'Pengusaha Bersatu, Indonesia Maju'.


Ketua Umum Apindo demosioner Hariyadi Sukamdani(kiri), Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi (tengah), Ketua Umum Apindo 2023-2028 Shinta Widjaja Kamdani beberapa waktu lalu. /Bisnis.com


Melansir dari Harvard Business University, Shinta Widjaja Kamdani pemilik dan CEO Sintesa Group (PT. Widjajatunggal Sejahtera), sebuah perusahaan induk yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan ini telah mengakar sejak 1919 atau lebih dari 104 tahun lalu.

Sintesa Group memiliki beragam bisnis di bidang energi, konsumer, manufaktur dan properti. Entitas di bawah perusahaan ini seperti PT Tira Austenite Tbk. (TIRA). Konglomerasi ini juga memiliki saham di PT Tigaraksa Satria Tbk. (TGKA), produsen lilin ramah lingkungan melalui PT Biolina Trio Sintesa.

Di bidang energi terbarukan, Sintesa Green Energy menjadi motor penggerak. Ada juga bisnis pembangkit listrik berbahan bakar gas 110 MW melalui PT Meppo Gen. 

Baca juga: Daftar Penyumbang Surplus Neraca Dagang Indonesia Per Mei 2023

Sedangkan di properti, perusahaan memiliki PT Puncak Mustika pengelola Sintesa Hotels, PT Menara Peninsula, Resort di kepulana Seribu melalui PT Hiyu Permai, hingga KEK Likupang melalui PT Minahasa Permai Resort Development.

Shinta Kamdani Berbisnis Sejak Usia Muda

Shinta yang lahir di Jakarta pada 1967 ini menyelesaikan pendidikan sarjana di Barnard College, Columbia University, New York, pada 1989. Kemudian, pada pada 2002 mengikuti Executive Education Program, Harvard Business School.

Sebagai salah satu dari sedikit CEO perempuan generasi ketiga di Indonesia, Shinta mengatakan dirinya belajar bisnis dari sang Ayah Johnny Widjaja, dan sang kakek, Oey Kim Tjiang.

Baca juga: Penyebab Ekspor Alas Kaki Mei 2023 Melonjak 35,66%

“Saya diperkenalkan bisnis dari usia sangat muda. Usia 13 tahun saya sudah jualan buku. Lalu, saat liburan sekolah saya juga menimba pengalaman dan makin mempercepat saya belajar bisnis,” ujarnya dalam kanal Youtube Leaderonomics.

Sebagai figure yang masuk ke Asia’s 50 Powerful Businesswomen, Forbes Asia ini menyebut peralihannya menjadi CEO tidaklah mudah. Ini karena status sosial yang dia sebut sebagai "minoritas triple" di Indonesia, yaitu seorang wanita, nonmuslim, dan keturunan Tionghoa. (Arlina Laras)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.