Siap-Siap! Tol di Trans Sumatra Segera Naik

Kementerian PUPR akan segera melakukan penyesuaian tarif pada 5 ruas tol yang dioperasikan Hutama Karya.

Jaffry Prabu Prakoso

29 Sep 2022 - 18.58
A-
A+
Siap-Siap! Tol di Trans Sumatra Segera Naik

Situasi arus lalu lintas di gerbang tol Itera Kotabaru di jalan tol Trans Sumatra. /Hutama Karya

JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) menyatakan bahwa dalam waktu dekat ini akan ada penyesuaian tarif pada 5 ruas jalan tol yang dioperasikan. Semuanya ada di jalur Sumatra.

Direktur Utama Hutama Karya Budi Harto mengungkapkan bahwa ruas tersebut di antaranya adalah Pekanbaru-Pangkalan, Taba Penanjung-Bengkulu, Palembang-Indralaya, dan Aceh-Sigli.

"Sudah jadi ada beberapa [ruas] yang baru ini sudah tahap pembicaraan dengan BPJT, ada 5 ruas," kata Budi di Kantor Kementerian BUMN, Kamis (29/9/2022).



Gerbang Tol Blang Bintang. PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus berupaya menjalankan mandat pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 2.765 km. /Hutama Karya



Dia mengungkapkan bahwa penyesuaian tarif tol akan dilakukan sesuai dengan jadwal dan peraturan jalan tol. Budi menegaskan bahwa pihaknya tidak mendapatkan usulan untuk melakukan penundaan penyesuaian tarif tol oleh pemerintah.

"Sesuai dengan jadwal peraturan jalan tol," ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebut ada 11 ruas jalan tol yang dijadwalkan untuk dilakukan penyesuaian tarif hingga akhir tahun mendatang.


Baca juga: Tancap Gas Pemerintah Pacu Pengoperasian Jalan Tol


Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Pantja Dharma Oetojo mengatakan bahwa pihaknya belum menerima adanya usulan terkait dengan kebijakan penundaan penyesuaian tarif tol. Namun, Kementerian PUPR akan mengikuti arah kebijakan mengacu pada dinamika di dalam negeri.

"Ada 11 rencana penyesuaian tarif tol sampai dengan akhir tahun," ungkapnya.

Baru Diguyur PMN Rp28,88 Triliun

Hutama Persero menargetkan dapat menyambung Jalan Tol Trans Sumatra hingga 1.250 kilometer pada 2024 setelah mendapatkan kucuran dana penanaman modal negara senilai Rp28,88 triliun untuk 2023.

Budi Harto mengatakan bahwa dana PMN tersebut akan dialokasikan untuk penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) hingga tahap 1 dan tahap 2.


Baca juga: Penguasa Jalan Tol, Jasa Marga (JSMR) Operasikan 1.260 Km


Untuk tahap 1, Hutama Karya akan menyelesaikan 459 km untuk 8 ruas jalan tol yang ditargetkan rampung 2023. Dengan demikian, total JTTS yang tersambung mencapai 1.007 km.

"Pada 2023 nanti akan terima [PMN] Rp28 triliun, sehingga nanti akan lebih panjang lagi dari tahap 1. Pada 2024 pertengahan akan terbangun 1.250 km," katanya.

Budi memaparkan bahwa total investasi yang dikucurkan untuk membangun JTTS tahap 1 sebanyak 13 ruas dan 2 ruas pada tahap 2 adalah sebesar Rp187,53 triliun.

Kucuran dana PMN untuk menyelesaikan 15 ruas tersebut direncanakan sebesar Rp112,54 triliun. Untuk menutupi kekurangan dana investasi pembangunan JTTS, Hutama Karya akan melakukan penghimpunan dana baik melalui pinjaman perbankan dan juga instrumen pendanaan lainnya senilai Rp58,87 triliun.



Kendaraan berada di gerbang tol Blang Bintang di ruas Tol Sigli-Banda Aceh di Aceh, Jumat (21/2/2020). Tol pertama di Aceh ini memiliki panjang total 74,2 kilometer dengan biaya investasi Rp12,35 triliun dan ditargetkan bisa rampung seluruhnya pada 2021. Bisnis-Agne Yasa.



Budi menuturkan bahwa sejak 2015 hingga tahun ini Hutama Karya telah mendapatkan gelontoran dana PMN sebesar Rp52 triliun dengan distribusi penggunaan pada 13 ruas.

"Tol yang ada bisa recycle digunakan untuk turunkan pinjaman yang telah digunakan pada pengembangan sebelumnya," ungkapnya. (Muhammad Ridwan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.