Sigi Data Kembali Kelompok Tani agar Tepat Bantuan

Pendataan itu sangat penting untuk memastikan eksistensi poktan di Sigi sehingga dalam penyaluran bantuan terkait pertanian, tepat sasaran.

Rustam Agus

7 Feb 2022 - 22.00
A-
A+
Sigi Data Kembali Kelompok Tani agar Tepat Bantuan

Petani Sigi mulai terapkan mekanisasi / Antara

Bisnis, SIGI - Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah mendata kembali kelompok tani di daerah itu untuk mengetahui apakah masih aktif atau tidak, sebelum diberikan bantuan terkait kebutuhan petani.
 
"Kita data kembali semua kelompok tani, setelah itu data kelompok tani tersebut diserahkan ke Bupati untuk di SK kan," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi Rahmad Iqbal Nurkhalish kepada Antara, Senin (7/2)
 
Berdasarkan data Pemkab Sigi jumlah kelompok tani yang tercatat dalam sistem informasi https://distanhorbun.sigikab.go.id/, berjumlah 270 kelompok yang tersebar di 177 desa.
 
Sementara jumlah gabungan kelompok tani (Gapoktan), kata Rahmad Iqbal Nurkhalish, berjumlah 177 atau satu desa satu gapoktan. 

Pendataan itu, sangat penting untuk memastikan eksistensi poktan di Sigi, sehingga dalam penyaluran bantuan terkait pertanian, tepat sasaran.

Dia juga meminta kepada kepala desa dan penyuluh pertanian di masing-masing desa, agar aktif memantau eksistensi dan keanggotaan poktan yang ada.

Pembentukan kelompok tani, secara administrasi harus ditandatangani oleh kepala desa dan penyuluh pertanian. Karena itu, kepala desa dan penyuluh pertanian, agar aktif memantau setiap kelompok tani, untuk mencegah terjadinya dobel kelompok tani dengan keanggotaan yang sama.

"Ada kelompok tani yang satu dengan yang lain, di satu desa yang sama, keanggotaannya yaitu orang-orang yang sama, tetapi nama kelompoknya berbeda. Nah, ini harus diperbaiki," sebutnya.

Berkaitan dengan itu, Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi mengimbau kepada petani di daerah itu yang belum tergabung dalam poktan, agar segera bergabung.

"Kalau ada petani yang tidak dapat bantuan, kemungkinan petani itu tidak masuk dalam poktan," ungkapnya.

Kelompok tani setiap keanggotaannya, sebut dia, harus didaftar berdasarkan NIK di KTP yang berlaku. Untuk mencegah data ganda keanggotaan poktan.

Samuel juga mengatakan bahwa, untuk memotivasi petani agar bersemangat menggarap lahan, maka Pemkab Sigi memberikan berbagai bantuan mulai dari pupuk, pestisida, benih unggulan, bahkan alat mesin pertanian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rustam Agus

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.