Sikap Kadin Sebelum Nikel EV RI Terkucil dari Subsidi Hijau AS

Baterai EV yang mengandung komponen sumber Indonesia dikhawatirkan tetap tidak memenuhi syarat untuk kredit pajak IRA secara penuh, karena Indonesia belum memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan AS dan dominasi perusahaan China dalam industri nikel.

Ibeth Nurbaiti

7 Apr 2023 - 13.34
A-
A+
Sikap Kadin Sebelum Nikel EV RI Terkucil dari Subsidi Hijau AS

Bisnis, JAKARTA — Rencana Pemerintah Amerika Serikat yang akan menerbitkan pedoman kredit pajak bagi produsen baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di bawah Undang-Undang Penurunan Inflasi (Inflation Reduction Act/IRA) menjadi kabar tidak sedap bagi Indonesia.

Melalui UU tersebut, AS menyiapkan subsidi hijau bagi mineral yang digunakan untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik termasuk teknologi energi bersih, yakni sebesar US$370 miliar.

Namun, baterai EV yang mengandung komponen sumber Indonesia dikhawatirkan tetap tidak memenuhi syarat untuk kredit pajak IRA secara penuh, karena Indonesia belum memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan AS dan dominasi perusahaan China dalam industri nikel.

Baca juga: Menepis Aral Investasi Baterai Kendaraan Listrik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.