Sinyal Laba Setahun Penuh Perdana Induk Shopee, Sea Ltd

CEO Sea Ltd Forrest Li menegaskan proyeksi keuntungan yang akan diraih perseroan dalam email ke karyawan tanggal 22 Desember 2023.

Farid Firdaus

26 Des 2023 - 21.51
A-
A+
Sinyal Laba Setahun Penuh Perdana Induk Shopee, Sea Ltd

Bisnis, JAKARTA – Induk Shopee, Sea Ltd berpeluang mencatatkan laba pada kinerja setahun penuh 2023, yang merupakan kali pertama sejak menjadi perusahaan publik pada 2017.

CEO Sea Ltd Forrest Li menegaskan proyeksi keuntungan yang akan diraih perseroan dalam email ke karyawan tanggal 22 Desember 2023.

“Meskipun tahun ini belum berakhir, sepertinya kita berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan tahun yang menguntungkan untuk pertama kalinya sejak go public,” kata Li, mengutip bisnis.com yang melansir Business Times, Selasa (26/12/2023).

Baca juga: Kolaborasi GOTO, TikTok, UGM Jawab Kesenjangan Talenta Digital

Li memberikan semangat kepada karyawannya dengan menulis bahwa kinerja ini adalah sebuah tonggak sejarah yang besar bagi perusahaan, dan sebuah kemenangan yang menjadi lebih manis karena perusahaan mencapainya pada tahun yang sulit dan penuh tantangan.

Sea Ltd yang tercatat di Bursa Efek New York ini sebenarnya pernah mencatatkan laba pada semester I/2023, namun kemudian kinerja Sea berbalik arah menjadi rugi bersih sekitar US$114 juta pada kuartal III/2023. Selanjutnya, pada November 2023, mannajemen mulai menata ulang strategi investasinya.

“Perusahaan telah mulai menginvestasikan kembali keuntungannya meskipun dengan lebih hati-hati, sehingga kami masih berhasil meningkatkan posisi kas perusahaan untuk kuartal tersebut,” kata Li.

Sebelumnya, manajemen Sea juga angkat bicara setelah TikTok menghentikan operasional TikTok Shop di Indonesia.




Dalam riset yang dipublikasikan melalui Bloomberg sebagaimana mengutip bisnis.com, Analis Barclays Jiong Shao dan Lian Xiu (Roger) Duan mengungkapkan telah mengadakan group investor call dengan Sea awal pekan pertama Oktober 2023.

“Terlepas dari perkembangan regulasi terkini di Indonesia dan pengumuman Tiktok selanjutnya, Manajemen Sea menegaskan kembali bahwa rencana investasinya untuk mempercepat kembali pertumbuhan e-commerce tetap tidak berubah,” ujarnya dalam riset yang dikutip, Jumat (13/10/2023).

Setelah menunjukkan kemampuan dalam menghasilkan keuntungan yang signifikan dari bisnis e-commerce pada semester I/2023, Sea disebut beralih ke percepatan pertumbuhan dibandingkan dengan memaksimalkan keuntungan dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga: Daftar Pekerjaan yang Berpotensi Digantikan oleh Teknologi AI

Adapun, fokus utama investasi signifikan yang dilakukan Sea mencakup akuisisi user dan influencer untuk strategi live streaming e-commerce serta memperluas subsidi pengiriman.

“Sebagai dampak dari investasi signifikan ini, menurut kami investor seharusnya telah memperkirakan Sea akan kembali merugi dalam beberapa kuartal ke depan. Selain itu, pertumbuhan pendapatan kemungkinan akan berada di bawah pertumbuhan GMV yang seharusnya terakselerasi kembali dengan investasi terkini,” tulis Tim Analis Barclays.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.