Skenario Terburuk, Siap-Siap Inflasi Capai 10 Persen

Pemerintah memperkirakan dampak kenaikan BBM akan mendorong inflasi tahun ini pada kisaran 6,6 hingga 6,8 persen.Sementara itu, pengamat menyebutkan inflasi mungkin saja lebih tinggi lagi, bahkan menyentuh angka 10 persen.

Saeno
Sep 6, 2022 - 12:15 PM
A-
A+
Skenario Terburuk, Siap-Siap Inflasi Capai 10 Persen

Dalam skenario terburuk, kenaikan harga BBM dinilai bisa menyebabkan inflasi melonjak hingga 10 persen./Antara

Bisnis, JAKARTA – Harga BBM sudah dinaikkan oleh pemerintah sejak Sabtu 3 September 2022 siang. Pemerintah memperkirakan dampak kenaikan BBM akan mendorong inflasi tahun ini pada kisaran 6,6 hingga 6,8 persen.Sementara itu, pengamat menyebutkan inflasi mungkin saja lebih tinggi lagi, bahkan menyentuh angka 10 persen.

Skenario terburuk bahwa inflasi bisa mencapai 10 persen disampaikan Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah. Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Mohammad Faisal memprediksi setiap kenaikan 10 persen BBM akan mendorong inflasi 1,2 persen.  Saat ini harga BBM terbaru naik lebih dari 30 persen. Harga Pertalite naik 30,7 persen dan Solar naik 32 persen. 

Sementara itu, Ekonom PT Bank Permata (BNLI) Tbk. Josua Pardede menilai kenaikan harga BBM akan menambah tinggi angka inflasi. Dia memperkirakan pada akhir 2022 inflasi berada di kisaran 6 hingga 7 persen. 

Perkiraan yang disampaikan Josua tidak terpaut jauh dengan pernyataan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu yang memperkirakan tingkat inflasi akhir tahun antara 6,6 hingga 6,8 persen.

Editor: Saeno
company-logo

Lanjutkan Membaca

Skenario Terburuk, Siap-Siap Inflasi Capai 10 Persen

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ