SMRA Mengasah Taji Hadapi Tantangan Kenaikan Suku Bunga

PT Summarecon Agung Tbk. tetap optimistis mematok target pertumbuhan dua digit tahun ini, kendati industri properti menghadapi tantangan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia. Sinyal pemulihan permintaan properti yang mulai terlihat sejak tahun lalu diyakini bakal tetap berlanjut tahun ini.

Emanuel Berkah Caesario

31 Jan 2023 - 16.31
A-
A+
SMRA Mengasah Taji Hadapi Tantangan Kenaikan Suku Bunga

Sebuah bus anterjemput melintas di tengara (landmark) kawasan Summarecon Bekasi./summarecon.com

Bisnis, JAKARTA — Kembali naiknya suku bunga acuan Bank Indonesia pada awal tahun ini tidak menyurutkan optimisme emiten properti PT Summarecon Agung Tbk. Perseroan berhasil memulihkan kinerja sepanjang 2022 lalu kendati kondisi bisnis masih sulit. Tantangan tahun ini pun diyakini akan mampu teratasi seperti tahun lalu.

Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan pada Rapat Dewan Gubernur pertengahan Januari 2023 ini sebesar 25 bps. Dengan demikian, suku bunga acuan BI 7 Day Reverse Repo Rate kini sudah di level 5,75 persen.

Kendati demikian, BI menilai kenaikan ini sudah cukup untuk meredam inflasi, sehingga di masa mendatang BI tidak lagi menaikkan suku bunga acuan. Dengan begitu, kinerja perekonomian dapat terangkat dan dunia usaha dapat lebih leluasa bermanuver di tengah tantangan global tahun ini.

Bagi sektor properti, kenaikan suku bunga menjadi tantangan yang tidak ringan. Naiknya suku bunga tentu berdampak pada biaya operasional dan kewajiban keuangan perusahaan. Lebih dari itu, naiknya suku bunga juga memberatkan pihak pembeli properti yang menggunakan skema kredit pemilikan rumah (KPR). Alhasil, penjualan properti berpotensi tertekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Emanuel Berkah Caesario
Jelajahi peluang bisnis terpercaya dengan berlangganan
Temukan keleluasaan dan keuntungan maksimal dengan pilihan paket berlangganan eksklusif ini
BERLANGGANAN SEKARANG
Tidak Memerlukan Komitmen, Batalkan Kapan Saja
Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.