Social Media Harassment, Waspada Penguntit di Balik Internet

Pelaku dengan sengaja memanfaatkan Internet dan media sosial sebagai sarana memuaskan hasrat seksualnya.

Saeno

28 Nov 2021 - 17.55
A-
A+
Social Media Harassment, Waspada Penguntit di Balik Internet

cyberstalking/cyberbullying.org

Bisnis, JAKARTA – Pelecehan seksual selain berlangsung secara fisikal bisa juga terjadi di wilayah virtual. Pelaku bisa mengintai, mengintip melalui Internet yang kerap disebut dengan istilah cyberstalking. Pelaku dengan sengaja memanfaatkan Internet dan media sosial sebagai sarana memuaskan hasrat seksualnya.

“Pelecehan seksual di media sosial (Social Media Harassament) adalah tindakan sengaja yang dianggap melanggar norma kesusilaan dan norma kesopanan yang terjadi di dalam ranah sosial media yang diakses karena bantuan Internet yang bertujuan untuk memuaskan nafsu pribadi,” ujar Umaimah Wahid, Ketua Suhanah Women and Youth Center (SWYC) Universitas Budi Luhur, Minggu (28/11/2021).

Berdasar data, laporan social media harassment di wilayah DKI Jakarta hingga saat ini mencapai 313 kasus.

“Social media harassment ini dirasa mengerikan karena tindakan tersebut dianggap masih menjadi tindakan yang biasa saja. Belum mendapat perhatian yang besar dan dukungan dari semua pihak dalam menyelesaikan permasalahan dan pemberian solusi yang terbaik,” ujar doktor bidang komunikasi tersebut.

Umaimah menyebutkan Indonesia pada dasarnya sudah membuat undang-undang dalam menangani kasus pelecehan. Hal itu diatur dalam KUHP Pasal 289 hingga pasal 296, UU 21/2007 tentang penghapusan Perdagangan orang, UU 23/2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

Terkait kasus kekerasan seksual, Rektor Universitas Budi Luhur Wendi Usino menyebutkan fenomena yang muncul bagaikan gunung es. "Kelihatannya kecil tapi sebenarnya besar, dan itu banyak tidak disadari, baik oleh pelaku maupun korban. Korban merasa biasa – biasa saja. sedangkan pelaku merasa itu hal yang normal-normal saja," ujarnya seperti dikutip SWYC.

Laporkan Pelaku Pelecehan

Umaimah menyebutkan mereka yang menjadi korban social media harassment tidak cukup hanya diam. Mereka, yang berada di lingkungan akademik misalnya, dapat melaporkan dan meminta bantuan kepada Pos Sapa.

Terkait langkah lain yang dapat dilakukan, Umaimah menyebutkan SWYC akan menggelar forum diskusi di website SWYC pada Selasa, 30 November 2021 pukul 19.00 WIB. Peserta bisa bergabung di situs http://swyc.budiluhur.ac.id.

Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk mendukung rangkaian kampanye 16 hari DPPAPP DKI Jakarta dalam melindungi  perempuan dan anak dari kekerasan  dan pelecehan seksual. 

Mereka dapat berdiskusi dengan Saskia Lydiani, M.Si, Dosen Universitas Budi Luhur dan Penanggung Jawab Konseling dan Psikologi SWYC, Imung Hikmah, M.Si, Trainer dan Praktisi Komunikasi, sert Devit Setiono, M.Kom, Penanggung Jawab Layanan dan Pengaduan SWYC.

Cyberstalking adalah penggunaan internet atau alat elektronik lainnya untuk melecehkan seseorang, sekelompok orang, atau organisasi. Salah satu bentuk cyberstalking adalah pelecehan seksual melalui media sosial

Berbahaya dan Mengerikan

Dikutip dari Wikipedia, penguntitan (pembuntutan) dunia maya (siber) atau cyberstalking adalah penggunaan internet atau alat elektronik untuk melacak keberadaan dan melecehkan seseorang, sekelompok orang, atau organisasi.

Aktivitas tersebut juga bisa berupa penyebaran tuduhan palasu, pemantauan,  membuat ancmaan, pencurian identitas, perusakan pada data atau peralatan, manipulasi kepada anak untuk melakukan hal-hal terkait seks, atau mengumpulkan informasi untuk melecehkan.

Aksi ini dapat sangat berbahaya dan menakutkan, terutama bagi anak dan remaja. Informasi identitas pribadi seseorang yang tidak diketahui di Internet memberikan peluang bagi para penguntit untuk berkeliaran bebas menjalankan aksinya.

Pelaku penguntitan di dunia maya atau cyberstalker bahkan sering melakukan tindakan ekstrem karena mereka merasa tidak dapat ditangkap dan/atau dihukum karena sulit dideteksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Saeno

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.