SPEKTRUM : Arti Sebuah Kode

Sederet perusahaan yang berniat IPO pada 2024 bisa jadi tengah merancang kode saham yang bakal membawa hoki di lantai bursa. Atau barangkali ada emiten yang berniat ganti kode saham agar lebih cuan.

Ana Noviani

7 Des 2023 - 08.53
A-
A+
SPEKTRUM : Arti Sebuah Kode

Sketsa Ana Noviani

Ibarat nama adalah doa. Agaknya itulah yang terjadi pada saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN).

Melantai di Bursa Efek Indonesia pada 8 Maret 2023, saham CUAN sudah meroket 4.365,9% dari harga IPO Rp220 per saham ke level Rp9.825 per saham.

Kinerja saham CUAN yang bikin geleng-geleng kepala itu menjadikan saham perusahaan batu bara itu sebagai saham paling cuan pada tahun ini. Seperti arti kode sahamnya, CUAN benar-benar memberikan untung besar kepada para pemegang sahamnya.

Entah apa yang menginspirasi Prajogo Pangestu—pemilik 85,07% saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk.—memilih kode saham CUAN untuk perusahaannya itu.

Lazimnya, kode saham dibentuk dari akronim nama perusahaan terbuka. Ambil contoh, PT Bank Central Asia Tbk. dengan kode saham BBCA, PT Gudang Garam Tbk. dengan kode saham GGRM, atau PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. dengan kode saham GOTO.

Selain itu, kode saham juga biasanya dipilih untuk merepresentasikan produk perseroan. Misalnya, PT Janu Putra Sejahtera Tbk. yang memilih kode AYAM karena bergerak di bidang usaha peternakan dan rumah potong ayam.

CUAN menjadi segelintir emiten yang memilih kode saham unik. Untungnya, keputusan untuk mengambil kode saham CUAN sejalan dengan kinerja sahamnya di lantai bursa.

Apa jadinya jika kinerja CUAN justru boncos setelah melantai di BEI? Tentu akan menjadi bulan-bulanan warganet di media sosial dan grup-grup Whatsapp.

Lesatan harga saham CUAN tentu saja menjadi berkah bagi para pemegang sahamnya. Utamanya Prajogo Pangestu yang sempat naik peringkat menjadi orang paling tajir di Indonesia versi Bloomberg Real-Time Billionaires List dengan nilai kekayaan US$40 miliar.

Efek midas Prajogo Pangestu tak hanya menyengat CUAN. Meski tak sejumbo CUAN, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang diboyong untuk go public pada 9 Oktober 2023 sudah melejit 823,07% dari harga IPO Rp780 per saham.

Cuan jumbo saham CUAN seolah mengulang sejarah ‘anak ajaib’ di BEI. Dua tahun ke belakang, saham paling cuan alias top gainers juga diduduki oleh emiten pendatang baru.

Pada 2021, saham emiten data center kongsi Toto Sugiri dan Anthoni Salim, PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) menjadi buah bibir di kalangan pelaku pasar karena mencetak kenaikan harga saham 10.370,24%. Trofi saham paling cuan pada 2022 jatuh ke tangan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) milik Garibaldi ‘Boy’ Thohir yang naik 1.595% sepanjang perdagangan 3 Januari—30 Desember 2022.

Sederet perusahaan yang berniat IPO pada 2024 bisa jadi tengah merancang kode saham yang bakal membawa hoki di lantai bursa. Atau barangkali ada emiten yang berniat ganti kode saham agar lebih cuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.