SPEKTRUM : Logika Bengkok

Logika sangat memperhatikan validitas premis atau fakta, jika dari fakta atau premis yang ada kemudian ditarik kesimpulan yang tidak konsisten, maka bisa dipastikan kesimpulan tersebut berasal dari logika yang bengkok.

Saeno

6 Apr 2022 - 07.00
A-
A+
SPEKTRUM : Logika Bengkok

Konon, kesahihan (validitas) sebuah argumen ditentukan oleh bentuk logisnya.

Seperti tertulis di Wikipedia, sebuah argumen deduktif dinyatakan sahih jika dan hanya jika kesimpulannya merupakan konsekuensi logis dari premis-premisnya.

Misalnya: Premis pertama, setiap manusia punya hak bersuara. Premis kedua, Rakyat Indonesia adalah manusia. Kesimpulan, setiap rakyat Indonesia punya hak suara.

Sementara itu, kesimpulan umum dalam penalaran induktif bermula dari serangkaian fakta khusus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rayful Mudassir
company-logo

Lanjutkan Membaca

SPEKTRUM : Logika Bengkok

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.