SPEKTRUM: Mengelola Ekspektasi

Emiten pendatang baru memang mempunyai beban berat di pundaknya. Pertama, menjaga ekspektasi investor terhadap kinerja fundamental. Kedua, menjaga ekspektasi investor terhadap pergerakan saham di bursa.

Ana Noviani

26 Nov 2021 - 07.51
A-
A+
SPEKTRUM: Mengelola Ekspektasi

Ilustrasi investor sedang membaca grafik saham atau candlestick/Freepik

Mari berandai-andai sejenak. Katakanlah Anda memiliki ‘uang dingin’ senilai Rp100 juta. Sebagai investor ritel pemula, uang itu ingin Anda tempatkan di instrumen investasi di pasar modal.

Anda bisa jadi kebingungan dalam memilih investasi yang cocok dengan tujuan finansial Anda. Di tengah kebingungan itu, gelombang aksi initial public offering (IPO) menghampiri dengan beragam jurus yang dilakukan calon emiten dan underwriter untuk menarik perhatian dan dana publik.

Apakah Anda berminat untuk mengoleksi saham emiten baru dengan ‘uang dingin’ yang dikumpulkan dengan susah payah?

Ada baiknya kita melihat data historis. Sepanjang tahun berjalan 2021, hanya ada dua dari 43 emiten anyar yang sahamnya merosot pada hari perdana diperdagangkan di pasar modal.

Editor: Zufrizal
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan Login Di Sini

Kembali ke Atas
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.