Strategi Cisco Tingkatkan Ketahanan Siber di Indonesia

Cisco memaparkan strategi keamanan, pencapaian inovasi, dan rencana untuk membangun kesiapan keamanan perusahaan-perusahaan di Indonesia pada acara Cisco Indonesia Security Summit, Rabu (5/6/2024).

Redaksi

8 Jun 2024 - 12.00
A-
A+
Strategi Cisco Tingkatkan Ketahanan Siber di Indonesia

Hanya 12% perusahaan di Indonesia yang ‘matang’ dalam kesiapan keamanan siber. - FotoBID

Bisnis, JAKARTA – Sederet tren utama yang mendominasi lanskap bisnis membuat perusahaan semakin sulit dan rumit dalam mengamankan beban kerja yang semakin banyak pada ekosistem teknologi informasi mereka.

Tren utama tersebut, termasuk peningkatan aplikasi, kecerdasan buatan, transformasi jaringan, dan cloud, yang membuat perusahaan semakin sulit dan rumit dalam mengamankan beban kerja yang semakin banyak.

Pada saat yang sama, meningkatnya volume dan kompleksitas ancaman telah membuat perusahaan memiliki beragam tools keamanan yang tidak terintegrasi, terlalu rumit, dan tidak sesuai untuk mengatasi serangan yang semakin canggih dan mahal, yang dapat terjadi dari mana saja. 

Temuan dari Cisco Cybersecurity Readiness Index 2024 mengungkapkan bahwa sebanyak 91% responden di Indonesia mengakui bahwa memiliki beberapa solusi keamanan justru menghambat upaya keamanan siber perusahaan mereka. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Fatkhul Maskur
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.