Subsidi BBM Pertamax, Antara Polusi Udara dan Konsumsi Pertalite

Jika sebelumnya wacana pemberian subsidi BBM Pertamax sempat dimunculkan dalam rangka mendorong penggunaan komoditas itu sebagai BBM utama di masyarakat sehingga harga Pertalite bisa dilepas sesuai mekanisme pasar, kini muncul lagi wacana serupa tetapi dengan dalih untuk mengurangi polusi udara.

Ibeth Nurbaiti

29 Agt 2023 - 16.38
A-
A+
Subsidi BBM Pertamax, Antara Polusi Udara dan Konsumsi Pertalite

Petugas melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax Green 95 saat peluncuran di Jakarta, Senin (24/7/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis, JAKARTA — Wacana pemberian subsidi untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax kembali mencuat, meskipun sempat tenggelam setelah pemerintah menetapkan Pertalite sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).

Jika sebelumnya wacana pemberian subsidi untuk BBM dengan kadar oktan RON 92 ini sempat dimunculkan dalam rangka mendorong penggunaan Pertamax sebagai BBM utama di masyarakat sehingga harga Pertalite bisa dilepas sesuai dengan mekanisme pasar, kini muncul lagi wacana serupa tetapi dengan dalih untuk mengurangi polusi udara.

Kendati tujuannya memang sama-sama untuk mendorong agar masyarakat beralih ke Pertamax, tetapi dengan penggunaan BBM bernilai oktan yang lebih tinggi diyakini dapat menekan polusi udara di Jakarta yang kian parah belakangan ini.

Baca juga: Menarik Kendali Konsumsi Pertalite, BBM Subsidi Andalan Rakyat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Ibeth Nurbaiti
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.