Sumber Pendanaan Emiten Batu Bara Semakin Terbatas

Sejumlah emiten pertambangan pun akhirnya mengandalkan kas internal untuk ekspansi dan memanfaatkan tingginya harga batu bara untuk melunasi pinjaman.

Mutiara Nabila & Ana Noviani

30 Nov 2021 - 08.50
A-
A+
Sumber Pendanaan Emiten Batu Bara Semakin Terbatas

Infografis, emiten batu bara cari pendanaan. - Bisnis

Bisnis, JAKARTA - Perusahaan batu bara bakal semakin sulit mendapatkan fasilitas perbankan. Itu karena semakin sedikitnya sumber pendanaan bagi industri yang menghasilkan emisi karbon seperti pertambangan batu bara. 

Berdasarkan laporan Moody’s Investor Service, perusahaan batu bara berisiko menghadapi tantangan dalam membiayai kembali (refinancing) utang yang jatuh tempo. Selain itu, perusahaan pertambangan semakin sulit mendapatkan fasilitas bank baru dan minimnya sumber pendanaan alternatif.

Itu lantaran bank domestik dan internasional, serta investor obligasi, makin selektif dalam memberikan pinjaman ke sektor tambang di tengah meningkatnya kesadaran dan regulasi terkait dengan iklim. Terlebih lagi Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK) telah menerapkan peraturan pada 2017 yang mewajibkan bank untuk mengajukan tindakan keuangan berkelanjutan.

OJK tengah memulai fase kedua dari peta jalan tersebut, seperti memberlakukan pajak hijau, yang akan memperkuat disiplin bank dalam mengelola risiko transisi karbon. Menurut analis Moody’s, Tengfu Li, bank domestik Indonesia memasukkan pertimbangan lingkungan, sosial, tata kelola ke dalam praktik manajemen risiko mereka dengan persyaratan bahwa peminjam mengadopsi langkah-langkah transisi karbon.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Febrina Ratna Iskana
Anda belum memiliki akses untuk melihat konten

Untuk melanjutkannya, silahkan login terlebih dahulu

BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.