Summarecon Bangun Pusat Kuliner Gafoy di Kelapa Gading

Kehadiran GAFOY tidak hanya menciptakan destinasi kuliner baru di Kelapa Gading tetapi juga menjadi pionir dalam mengubah citra kawasan tersebut menjadi semakin modern dan kikinian.

Yanita Petriella

12 Mar 2024 - 20.53
A-
A+
Summarecon Bangun Pusat Kuliner Gafoy di Kelapa Gading

Pusat kuliner Gafoy. dok SMRA

Bisnis, JAKARTA – PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terus berupaya menarik minat kunjungan pusat belanja atau mal di tengah persaingan ketat. Salah satunya dengan membuat pusat kuliner Gafoy yang merupakan extension dari Summarecon Mall Kelapa Gading dengan menempati area seluas 11.000 meter persegi (m2) dimana luasan area sewa mencapai 8.500 meter persegi. 

Dalam keterangan resminya, Manajemen Summarecon menyatakan Gafoy bukan sekadar menyajikan makanan yang lezat tetapi sebagai sebuah pusat gaya hidup dimana semua pengunjung dapat berinteraksi dalam nuansa kebersamaan yang menyenangkan.

Rencananya, Gafoy akan diisi sebanyak 22 penyewa (tenant) mencakup berbagai restoran dan cafe yang terinspirasi dari gaya hidup kekinian

Lalu, dengan keunggulan ruang terbuka yang luas, hingga beberapa ornamen bentuk arsitektural yang menarik akan menjadikan Gafoy sebagai destinasi ikonik terbaru.

“Kehadiran GAFOY tidak hanya menciptakan destinasi kuliner baru di Kelapa Gading tetapi juga menjadi pionir dalam mengubah citra kawasan tersebut menjadi semakin modern dan up-to-date. Para pengunjung akan merasakan suasana yang berbeda, penuh dengan energi positif dan antusiasme kuliner yang tak terbatas,” tulis manajemen Summarecon. 

Baca Juga: Pusat Belanja Menadah Berkah Tingkat Kunjungan & Okupansi Momen Ramadan


Emiten berkode SMRA ini terus membuat Kelapa Gading sebagai surga kuliner di Jakarta Utara. Mengutip data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Juni 2022, terdapat sebanyak 11.223 usaha kuliner yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun sebanyak 8.042 usaha atau 71,65 persen di antaranya berupa restoran atau rumah makan, 269 usaha atau 2,40 persen berupa katering, dan sisanya 2.912 usaha atau 25,95 persen masuk dalam kategori lainnya.

Dari sisi wilayah, DKI Jakarta menduduki peringkat pertama provinsi dengan jumlah usaha kuliner terbanyak di Indonesia dengan total 5.159 usaha di tahun 2020. Raihan ini jauh lebih tinggi dibandingkan provinsi lainnya hingga hampir 4 kali lipat dibandingkan Jawa Barat yang berada di posisi ke-2 dengan total 1.414 usaha pada 2020. Sementara itu, Jawa Timur menempati posisi ke-3 dengan total 821 usaha kuliner dan diikuti Banten di posisi ke-4 dengan 539 usaha.

Hal ini memberikan gambaran mengenai tren konsumen yang semakin menghargai pengalaman kuliner. Seiring perkembangan zaman, masyarakat Indonesia tidak hanya mencari makanan yang lezat, tetapi juga tempat yang memberikan pengalaman dan atmosfer yang menyenangkan.

Peluang besar ini akan terus berkembang dan memenuhi tuntutan konsumen yang semakin eksklusif. Peningkatan jumlah usaha kuliner juga menciptakan persaingan yang sehat, mendorong inovasi, dan memberikan beragam pilihan kepada konsumen.

Di sisi lain, survei Biaya Hidup (SBH) 2022 BPS memberikan gambaran menarik mengenai bagaimana komponen penyediaan makanan dan minuman/restoran memegang peran penting dalam keuangan warga DKI Jakarta.

Menurut survei tersebut, komponen penyediaan makanan dan minuman/restoran menempati peringkat ke-10 dalam daftar biaya hidup, dengan pengeluaran mencapai Rp1,5 juta per bulan di ibukota Indonesia ini. Angka ini mencerminkan besarnya andil pengeluaran untuk menikmati hidangan di luar rumah dalam struktur biaya hidup masyarakat Jakarta.

Tren masyarakat yang suka makan dan minum sambil bergaul, bersosialisasi, dan membangun komunitas tetap tinggi. Ini menjadikan kebutuhan akan tempat yang kekinian (hype) tidak hanya sebagai ruang makan, melainkan sebagai tempat yang menyenangkan dan berkesan. Masyarakat tidak lagi hanya mencari makanan yang lezat tetapi juga pengalaman yang dapat diabadikan di social media. 

Fenomena ini menciptakan peluang besar bagi pelaku usaha di sektor kuliner, terutama yang berlokasi di Jakarta. Dengan memahami kebutuhan masyarakat yang semakin eksklusif, restoran ataupun destinasi kuliner dapat mengembangkan konsep yang tidak hanya menawarkan menu lezat tetapi juga atmosfer dan pengalaman yang unik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.