Taiwan di Tangan Presiden Baru Lai Ching-te yang Dibenci China

Presiden terpilih Taiwan Lai Ching-te yang menjanjikan tidak ada intervensi dari China, membuat peluang reunifikasi masih dipertanyakan. Sebelum terpilih, Beijing sudah memperingatkan bahwa Lai bisa menjadi bahaya keamanan nasional.

Nindya Aldila & Anshary Madya Sukma

14 Jan 2024 - 19.29
A-
A+
Taiwan di Tangan Presiden Baru Lai Ching-te yang Dibenci China

Lai Ching-te, bakal melanjutkan proses negosiasi dengan China sebagai presiden Taiwan yang baru terpilih. Nama Lai bukanlah yang disukai Beijing, membuat masa depan peluang reunifikasi masih dipertanyakan.

Bisnis, JAKARTA - Lai Ching-te, bakal melanjutkan proses negosiasi dengan China sebagai presiden Taiwan yang baru terpilih. Nama Lai bukanlah yang disukai Beijing, membuat masa depan peluang reunifikasi masih dipertanyakan. 

Meski begitu, Lai dari Democratic Progressive Party (DPP) dalam pidato kemenangannya mengatakan, dia akan mengedepankan dialog dengan China dibandingkan dengan konfrontasi.

"Di bawah prinsip martabat dan kesetaraan, kami akan menggunakan pertukaran untuk menggantikan hambatan, dialog untuk menggantikan konfrontasi, dan dengan percaya diri mengupayakan pertukaran dan kerja sama dengan China," ujarnya, dikutip Bisnis.com yang melansir Channe News Asia pada Minggu (14/1/2024).

Harapannya, kata Lai, dengan mengedepankan komunikasi antara Taiwan dengan China, bisa dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bakal dipimpinnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Nindya Aldila
company-logo

Lanjutkan Membaca

Taiwan di Tangan Presiden Baru Lai Ching-te yang Dibenci China

Dengan paket langganan dibawah ini :

Tidak memerlukan komitmen. Batalkan kapan saja.

Penawaran terbatas. Ini adalah penawaran untuk Langganan Akses Digital Dasar. Metode pembayaran Anda secara otomatis akan ditagih di muka setiap empat minggu. Anda akan dikenai tarif penawaran perkenalan setiap empat minggu untuk periode perkenalan selama satu tahun, dan setelah itu akan dikenakan tarif standar setiap empat minggu hingga Anda membatalkan. Semua langganan diperpanjang secara otomatis. Anda bisa membatalkannya kapan saja. Pembatalan mulai berlaku pada awal siklus penagihan Anda berikutnya. Langganan Akses Digital Dasar tidak termasuk edisi. Pembatasan dan pajak lain mungkin berlaku. Penawaran dan harga dapat berubah tanpa pemberitahuan.

Copyright © Bisnis Indonesia Butuh Bantuan ?FAQ
Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.