Free

Tak Ada Kendaraan Pribadi, hanya Presiden hingga Menteri Punya Mobil Dinas

IKN sudah didesain sedemikian rupa untuk memudahkan para penduduknya menggunakan transportasi publik.

Alifian Asmaaysi

23 Feb 2024 - 16.51
A-
A+
Tak Ada Kendaraan Pribadi, hanya Presiden hingga Menteri Punya Mobil Dinas

Presiden Joko Widodo meninjau progres pembangunan Istana Presiden di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. /Setpres.

Bisnis, JAKARTA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan kendaraan pribadi akan dilarang melintas di kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP), IKN. Hal itu berlaku bagi seluruh pejabat negara hingga ASN di IKN, kecuali presiden dan menteri.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Silvia Haim juga menegaskan nantinya para PNS dan ASN di IKN tidak akan difasilitasi oleh kendaraan dinas resmi.

"Pejabat pemerintah tidak akan punya mobil dinas resmi," jelasnya dalam agenda Indonesia Architecture Exhibition & Conference di Indonesia Convention Hall BSD, Kamis (22/2/2024).

Baca juga: Menanti Hasil Pembahasan Kebun Raya IKN oleh Djarum & Wings Group

Silvia menjelaskan, aturan tersebut tegak lurus seiring dengan rencana pengembangan IKN sebagai kota yang ramah lingkungan sehingga para ASN dan PNS di IKN diminta untuk turut patuh pada regulasi tersebut.

Di samping itu, Silvia menambahkan, IKN sudah didesain sedemikian rupa untuk memudahkan para penduduknya menggunakan transportasi publik.

Salah satu alasannya karena jarak dari tempat tinggal ke tempat kerja bisa ditempuh dengan berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan bus.

 

 

"Eselon 1 memang ada wacana, tapi kita lihat nanti deh actual policy-nya bagaimana. Tetapi inti pesannya adalah memang dari kebijakan, public transport [bakal digunakan] sebagai moda utama untuk bermobilitas di IKN. Akhirnya sampai ke poin bahwa kita pemerintah di sana pun harus berikan contoh," tambahnya.

Di samping itu, IKN saat ini juga tengah fokus dikembangkan sebagai kota 10 menit yang nantinya akan dibangun menggunakan konsep transit oriented development (TOD).

Baca juga: Pejabat di IKN Tak Diberi Mobil Dinas, Kecuali Presiden & Menteri

Silvia menjelaskan, TOD merupakan konsep pembangunan kota dengan memaksimalkan penggunaan lahan yang bakal terintegrasi dengan sejumlah transportasi publik.

"Itulah maksud dari konsep kota 10 menit dan pengembangan transit oriented development di Ibu Kota Nusantara," tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.