Tak Kenal Pandemi, Kawasan Tangerang Diburu Para Pencari Rumah

Wilayah barat Jakarta tepat di Tangerang Raya menjadi kawasan prospektif yang dicari konsumen untuk membeli rumah sebagai tempat tinggal. Hal ini dikarenakan pengembangan sejumlah proyek infrastruktur yang berada di daerah Tangerang Raya dalam beberapa tahun terakhir.

Yanita Petriella

15 Jan 2023 - 19.29
A-
A+
Tak Kenal Pandemi, Kawasan Tangerang Diburu Para Pencari Rumah

Kawasan klaster Megah Aryana Karawaci di Curug Tangerang. /dok. Bisnis

Bisnis, JAKARTA – Wilayah barat Jakarta tepat di Tangerang Raya menjadi kawasan prospektif yang dicari konsumen untuk membeli rumah sebagai tempat tinggal. Hal ini dikarenakan pengembangan sejumlah proyek infrastruktur yang berada di daerah Tangerang Raya dalam beberapa tahun terakhir. 

Salah satu proyek properti yang sedang dipasarkan di kawasan ini adalah Aryana Karawaci di Curug, Tangerang yang dikembangkan oleh PT Purinusa Jayakusuma dengan luas mencapai 26 hektare dan telah dibangun lebih dari 1.000an unit. Untuk diketahui, sejak 1985, developer Aryana Karawaci yaitu PT Purinusa Jayakusuma telah membangun lebih dari 1.000 rumah di daerah Tangerang, terbagi menjadi 12 perumahan yang tersebar di Bogor, Depok dan Tangerang.

Direktur Utama PT Purinusa Jayakusuma Sianna Sutinah Rustanto mengatakan selama pandemi melanda Tanah Air, kawasan Tangerang Raya banyak diburu masyarakat yang mencari rumah. Hal ini dibuktikan dengan penjualan marketing sales yang dilakukan Purinusa pada tahun 2022 yang mencapai Rp300 miliar dari penjualan 300 unit rumahnya. 

Tahun ini, pihaknya targetkan perolehan marketing sales bisa mencapai Rp350 miliar dari penjualan 350 unit di tahun ini. Sianna optimistis tahun ini sektor properti rumah tapak tetap positif meski banyak sentimen negatif dan tahun politik. 

“Tahun lalu kita fokus di dua klaster yaitu Prima Aryana dan Megah Aryana, penjualannya sangat positif. Prima Aryana yang dipasarkan pada Maret 2022 dan terdiri dari 139 unit dengan harga Rp1 miliaran penjualannya sudah sold out. Untuk klaster Megah Aryana dari 126 unit ditawarkan sejak Juli, saat ini sudah terjual 75 persen, target marketing sales Aryana bisa capai Rp126 miliar. Sisanya penjualan 25 persen kami yakin bisa segera terjual di tahun ini,” ujarnya kepada Bisnis, Sabtu (14/1/2022). 

Klaster Megah Aryana ini merupakan klaster ke-7 yang dibangun di Aryana Karawaci. Meskipun belum sepenuhnya sold out unit di klaster Megah Aryana, namun pengembang membangun seluruh 126 unit. Hal ini sebagai komitmen pengembang agar memudahkan konsumen untuk langsung menghuni  Adapun di tahun ini, Aryana juga akan menawarkan 2 proyek eksisting, salah satunya bernama klaster Nusaamanda yang saat ini tengah dibangun unitnya.

“350 unit yang akan didevelop di tahun ini merupakan unit yang akan dibangun terakhir di tahun ini. Karena 26 hektare hampir semua sudah didevelop,” katanya. 


Saat ini, pengembang juga tengah menyiapkan proyek perumahan baru di daerah sekitar Curug dengan lahan seluas 7 hektare yang juga akan diluncurkan pada tahun ini. Adapun proyek baru tersebut akan menyasar market milenial dengan rentang harga Rp800 juta hingga Rp1 milar. 

Land bank yang dimiliki pengembang dan belum terbangun ada di Legok, Karawaci, Tigaraksa. Tahun ini kami berencana menambah land bank 20 hektare. Untuk besaran investasi pembelian land bank kami belum bisa mengungkapkan,” ucap Sianna. 

Principal LJ Hooker Gading Serpong Rita Megawati menuturkan dalam 2 tahun terakhir permintaan rumah tapak di area Tangerang Raya mengalami peningkatan. Pandemi Covid-19 yang melanda Tanah Air tak menyurutkan konsumen untuk membeli rumah. 

Pihaknya meyakini meskipun terdapat sejumlah sentimen negatif di tahun ini dan masuknya tahun politik, namun permintaan pembelian rumah akan terus meningkat. 

“Dalam 2 tahun pandemi kemarin insentif pemerintah PPN DTP yang diberikan pemerintah sangat membantu masyarakat untuk memiliki rumah,” tuturnya. 

Tingginya minat pencarian rumah di kawasan Tangerang Raya membuat harga rumah tapak mengalami kenaikan 6 persen hingga 7 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu. Adapun segmen harga rumah tapak yang diminati konsumen berkisar direntang Rp800 juta hingga Rp1 miliar. 

Saat ini hunian yang diminati konsumen yakni rumah compact dengan memperhatikan aspek rumah sehat. Sebagian besar pembeli rumah saat ini, khususnya untuk end user mencari hunian yang siap huni dan tanpa harus merenovasi terlebih dahulu. 

“Produk yang menyasar end user saat ini akan lebih cepat terjual dan kita menggali produk seperti apa yang diminati konsumen. Contohnya, isu kerja dari rumah kita respon dengan adanya area untuk bekerja sehingga konsumen tidak perlu bingung lagi,” ujar Rita.  

Baca Juga: Prospek Investasi Properti 2023, Cuan atau Boncos?

Consumer Loan Head Region III PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Indradi Wahyudi menuturkan Tangerang saat ini menjadi salah satu kawasan penyangga Jakarta yang menjadi magnet perkembangan properti berada di Barat Jakarta. 

Menurutnya, kawasan ini telah menjadi triger perkembangan properti di Jabodetabek dan memberikan kontribusi dalam pembiayaan properti khususnya landed house bagi Bank Mandiri.

“Kota Tangerang Selatan growthnya bisa sekitar 25 persen market sharenya tinggi, di Kabupaten Tangerang hanya 6 persen hingga 7 persen. Kawasan Karawaci, Gading Serpong dan sekitarnya banyak terdapat pengembang besar dengan proyek berkelas. Salah satunya adalah proyek Aryana Karawaci, dan proyek di kawasan ini memberikan kontribusi dalam penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) Bank Mandiri,” terangnya.  

Adapun segmen harga rumah yang banyak di serap melalui KPR Mandiri berada di angka Rp800 juta hingga Rp2 miliar. Tangerang Raya yang mencakup proyek di kota dan Kabupaten Tangerang memberikan kontribusi pembiayaan KPR lebih dari Rp400 miliar pada Bank Mandiri. Adapun kontribusi Aryana Karawaci mencapai Rp90 miliar di tahun 2022. 

“Tahun ini ditargetkan kontribusi Aryana Karawaci untuk pembiayaan KPR di Bank Mandiri bisa mencapai Rp110 miliar,” kata Indradi. 

Consumer Loan Manager Area Gading Serpong Bank Mandiri Harry RT Sihite menuturkan kerjasama dengan Aryana Karawaci bertujuan untuk memudahkan konsumen memiliki rumah. 

“Semuanya serba mudah alias all inn mulai dari biaya provisi hingga biaya balik nama. Konsumen tinggal pilih unit dan siapkan booking fee lalu siapkan uang muka mulai dari 5 persen dan proses menuju akad kredit bisa kita lakukan dengan cepat asalkan BI checking atau SLIK OJK konsumen bagus,” tuturnya. 

Selain itu, untuk memudahkan konsumen dalam pengurusan proses KPR, sales Bank Mandiri selalu ada di lokasi proyek Aryana Karawaci. Bank Mandiri juga memberikan program uang muka atau DP 0 persen untuk konsumen yang payroll-nya di Bank Mandiri untuk pembelian rumah pertama. 

Baca Juga: Koridor Gading Serpong Menjelma Kawasan Elit Dilirik Investor

Dihubungi terpisah, Country Manager Rumah.com Marine Novita berpendapat tahun 2023 sepertinya masih akan menjadi tahunnya properti Kabupaten Tangerang. Selain terdampak positif oleh pembangunan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 Cinere – Depok. Kawasan ini juga tengah menggeliat seiring diresmikannya tol Serpong – Balaraja Seksi 1A.

Tol ini membuat kawasan BSD City bagian Barat, yang menjadi fokus pengembangan BSD City, menjadi semakin strategis karena dapat mengakses tol lebih cepat. Sebelumnya, kawasan BSD City bagian Barat ini harus mengakses tol lewat gerbang Rawa Buntu, yang jaraknya bisa 15 menit sendiri.

“Tak hanya mempermudah kawasan BSD City, tol Serbaraja, kependekan dari Serpong-Balaraja, akan membuat kawasan sekitarnya menjadi semakin menarik di mata konsumen properti,” ucap Marine. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Yanita Petriella

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.