Tambahan Lagi 3 Juta Ton Cadangan Stok Beras

Kepala Negara ingin agar stok cadangan beras pemerintah (CBP) bukan lagi 1 juta ton, tapi ditingkatkan hampir 3 juta ton.

Dwi Rachmawati

7 Des 2023 - 15.29
A-
A+
Tambahan Lagi 3 Juta Ton Cadangan Stok Beras

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mendampingi Presiden RI, Joko Widodo melakukan peninjauan Gudang Bulog dan Peluncuran Program Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Komplek Pergudangan Sunter Timur II, Jakarta. /Dok. Kemendag

Bisnis, JAKARTA – Pemerintah bakal menambah stok cadangan beras di gudang Bulog mendekati 3 juta ton sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi mengatakan, instruksi tersebut datang dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Kepala Negara ingin agar stok cadangan beras pemerintah (CBP) bukan lagi 1 juta ton, tapi ditingkatkan hampir 3 juta ton.

Dengan stok yang lebih banyak itu dianggap mumpuni bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai kondisi krisis apapun, termasuk ancaman perubahan iklim.

Baca juga: 8 Langkah Strategis Mengakselerasi Kinerja Pariwisata Nasional

"Kemarin Bapak Presiden meminta penambahan stok [beras] sampai terus mendekati 3 juta ton. Ini untuk memastikan bahwa dalam kondisi apapun, entah itu climate change, El Nino atau apapun, negara itu punya stok yang siap sedia digelontorkan ke masyarakat," ujar Arief dalam keterangan resmi, Rabu (6/12/2023).

Lebih lanjut, Arief membeberkan bahwa penanaman padi juga perlu ditingkatkan menjadi 1,5—2 juta hektare. Rekomendasi Arief itu lebih tinggi dari yang disampaikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman bahwa penanaman padi minimal 1 juta hektare agar bisa panen bulanan sebanyak 2,5 juta ton.

Arief mengeklaim, rekomendasi luas areal tanam padi sekitar 1,5—2 juta hektare dapat membuat Indonesia swasembada beras. Kebutuhan akan dipenuhi seluruhnya dari dalam negeri.


Buruh melakukan bongkar muat karung berisi beras di Gudang Bulog Divre Jawa Barat di Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Senin (30/1/2023). Bisnis/Rachman


"Impor ini kita lakukan sangat terpaksa, karena kita ingin ekonominya bergeraknya ada di Indonesia, petaninya ada di Indonesia, penggiling padinya juga ada di Indonesia, jadi roda ekonominya ada di Indonesia. Setelah ini kita harus hand in hand untuk memperkuat CBP dan utamakan produksi tentunya dari dalam negeri," beber Arief.

Baca juga: Menguatkan Denyut Nadi Pariwisata Derawan Lewat Digitalisasi

Adapun stok beras di gudang Bulog per 5 Desember 2023 tercatat mencapai 1,5 juta ton. Sedangkan stok beras di ID Food tercatat ada 2,260 ton. Selain itu, Cadangan Beras Pemerintah Daerah Provinsi (CBPP) secara nasional tercatat mencapai 6.735 ton.

"Bapak Presiden memerintahkan saya sebagai Kepala Badan Pangan Nasional untuk memastikan stok beras sampai ke Indonesia Timur, juga Indonesia Tengah, semua harus ada," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.