The HUD Institute Mulai Pilot Project Rumah Sehat Produktif

Inisiatif The HUD Institute melakukan peluncuran Klinik Kesehatan Perkotaan ini juga merupakan upaya stimulasi untuk mengelaborasi lebih banyak kebijakan dan program keberlanjutan perkotaan dengan masyakarat (sustainability city and community).

Yanita Petriella

15 Jan 2024 - 15.19
A-
A+
The HUD Institute Mulai Pilot Project Rumah Sehat Produktif

Ilustrasi gedung perkantoran

Bisnis, JAKARTA – The Housing and Urban Development (HUD) Institute membuat pilot project konsep rumah sehat produktif yang perlu mengintegrasikan perencanaan pembangunan perumahan dan kawasan perkotaan. 

Selama 13 tahun, The HUD Institute telah  banyak melahirkan advokasi kebijakan publik serta regulasi perumahan dan pembangunan perkotaan. 

Ketua Umum The HUD Institute Zulfi Syarif Koto mengatakan sebagai percontohan pentingnya mempertautkan prinsip pembangunan perumahan rakyat, perkotaan, termasuk transportasi publik dengan penyediaan fasilitas kesehatan masyarakat. 

“Berkolaborasi dengan asosiasi prosesi kesehatan  Tangerang Selatan, membuka klinik kesehatan. Inisiatif ini kami harapkan menjadi kebijakan pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (15/1/2024). 

Pada tahap awal, klinik kesehatan ini baru menyediakan layanan pengobatan umum dan gigi. 

Ke depan akan tersedia layanan spesialis anak, jantung, dan dokter kandungan. 

Inisiatif The HUD Institute melakukan peluncuran klinik kesehatan perkotaan ini juga merupakan upaya stimulasi untuk mengelaborasi lebih banyak kebijakan dan program keberlanjutan perkotaan dengan masyakarat (sustainability city and community). 

Baca Juga: Catatan Perumahan dari Program Sejuta Rumah hingga Hunian IKN



Klinik kesehatan perkotaan ini akan dijadikan pilot project  bukan hanya sebatas sarana dan akses pelayanan kesehatan personal (pasien) namun diusulkan menjadi intervensi kebijakan dan tindakan terhadap problematika kesehatan perkotaan. 

“Seperti wabah akibat serangan penyakit menular yang berasal dari kawasan kumuh kota, akibat kurangnya persediaan air bersih dan sanitasi yang buruk sehingga membahayakan kesehatan komunitasnya,” katanya. 

Intervensi terhadap problematika kesehatan perkotaan memberi sumbangan signifikan dalam perbaikan kesehatan personal yang berada di hilir dari problematika akut kesehatan masyarakat di perkotaan. 

Problematika perkotaan bukan hanya sekadar isu kekurangan rumah (backlog), kawasan kumuh kota dan rumah tidak layak huni tetapi aspek kehidupan masyarakatnya termasuk kesehatan perkotaan. 

“Inisiatif kolaborasi ini perlu disebarkan kepada para pelaku pembangunan perumahan dan pembangunan perkotaan bersama dengan profesi kesehatan,” ucapnya.

Zulfi menuturkan salah satu target yakni menghimpun gagasan dan usulan praktis jangka pendek untuk mengusung advokasi kesehatan perkotaan dalam perencanaan dan eksekusi kebijakan kawasan perumahan dan pembangunan perkotaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Rinaldi Azka

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.