Free

Tidak Penting! Elon Musk Bakal Hilangkan Device Status

Status gawai "Twitter for..." akan segera dihilangkan oleh Elon Musk karena dirasa tidak penting.

Jaffry Prabu Prakoso

18 Nov 2022 - 16.18
A-
A+
Tidak Penting! Elon Musk Bakal Hilangkan Device Status

Elon Musk di Kantor Twitter-@elonmusk

JAKARTA – CEO Twitter Elon Musk mengumumkan akan menghilangkan status device pada setiap cuitan netizen. Dengan begitu, nanti tak ada lagi keterangan cuitan tersebut dituliskan melalui device iPhone, Android, atau Web.

"Kita akhirnya menghentikan gawai apa yang dipakai saat menuliskan cuitan [pemborosan ruang layar dan komputasi. Benar-benar tidak tahu kenapa kita melakukan itu..." tulis Elon pada Senin (14/11/2022).

Keputusan itu membuat kontroversi di tengah pengguna. Ada yang setuju dan ada yang menolak. Banyak netizen sepakat dengan keputusan Elon Musk dan merasa status gawai tidak terlalu penting.

Elon Musk/Bloomberg

Sedangkan salah satu yang terlihat kontra dengan keputusan Elon Musk adalah penemu hastag dan mantan CEO Twitter Jack Dorsey.

Penemu hashtag Chris Messina berpendapat bahwa menunjukkan perangkat adalah cara yang baik untuk memberikan visibilitas kepada klien Twitter pihak ketiga.

Hal tersebut seperti yang dilakukan Tweetie dan TweetDeck yang memberikan "indikator status" untuk menunjukkan apakah tweet dikirim dari desktop atau seluler.

Baca juga: Saat Elon Musk jadi Pembicara B20 Summit Gelap-Gelapan

Cuitan Chris itu kemudian ditanggapi oleh Jack Dorsey dengan pernyataan setuju. "Benar," tulis Dorsey singkat sependapat dengan Messina.

Kantor Twitter Tutup

Sementara itu, Twitter mengumumkan penutupan sementara kantornya setelah pemiliknya yang baru, Elon Musk, mengeluarkan ultimatum kepada karyawan.

"Tetap bersama perusahaan bekerja berjam-jam dengan intensitas tinggi atau berhenti dengan pesangon tiga bulan," kata Musk sebagaimana dilansir Bloomberg pada Jumat (18/11/2022).

Penutupan kantor Twitter selama sepekan terjadi setelah lebih banyak pekerja yang diharapkan memilih opsi terakhir, menurut orang-orang yang mengetahui situasi tersebut.

Baca juga: Lego Saham Tesla, Kekayaan Elon Musk Tergerus Rp60 Triliun

Pilihan yang diberikan menyebabkan kebingungan mengenai siapa yang masih harus diizinkan mengakses kantor Twitter.

Penutupan kantor Twitter merupakan pukulan keras bagi Elon Musk yang sempat memberhentikan setengah dari tenaga kerja perusahaan setelah akusisi, sebelum harus meminta beberapa dari mereka kembali untuk membangun platform yang dia buat dipertimbangkan.

Saat komunikasi internal Twitter diperbarui dengan para karyawan yang mengumumkan kepergian mereka, Musk mulai melunak yang sebelumnya meminta untuk bekerja dari jarak jauh.

"Semua diperlukan persetujuan manajer, Anda bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Anda bisa memberikan kontribusi yang sangat baik," tulisnya dalam email Kamis.

Kantor pusat Twitter di San Francisco, California, AS./Bloomberg-David Paul Morris

Berikut adalah memo yang dikirimkan perusahaan kepada karyawan saat penutupan kantor Twitter :

Hai,

Efektif segera, kami menutup sementara gedung kantor kami dan semua akses lencana akan ditangguhkan. Kantor akan dibuka kembali pada hari Senin, 21 November. Terima kasih atas fleksibilitas Anda. Silakan terus mematuhi kebijakan perusahaan dengan tidak membicarakan informasi rahasia perusahaan di media sosial, dengan pers atau di tempat lain.

Kami berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk masa depan Twitter yang menarik.

Twitter. (Restu Wahyuning Asih, Bloomberg, dan Asahi Asry Larasati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Editor: Jaffry Prabu Prakoso

Anda harus login untuk mengomentari artikel ini

Total 0 Komentar

Kembali ke Atas
BIG MEDIA
Jalan K.H. Mas Mansyur No. 12AKaret Tengsin - Jakarta Pusat 10220
© Copyright 2024, Hak Cipta Dilindungi Undang - Undang.